Manchester United Siapkan Dana Besar: Bidik Mateus Fernandes dan Ederson untuk Rekonstruksi Lini Tengah
Baca dalam 60 detik
- Manchester United tengah merampungkan negosiasi personal dengan Mateus Fernandes dari West Ham, dengan nilai transfer mencapai £80 juta.
- Selain Fernandes, Setan Merah juga hampir menyelesaikan transfer Ederson dari Atalanta seharga £35 juta untuk memperkuat lini tengah.
- Kepergian Casemiro dan potensi hengkangnya Manuel Ugarte mendorong United melakukan perombakan besar di sektor gelandang.

Manchester United tidak main-main dalam membangun kembali skuad mereka untuk musim 2026/27. Dengan jendela transfer yang masih dua pekan lagi, tim rekrutmen di Old Trafford sudah bergerak cepat—mengincar dua gelandang top sekaligus: Mateus Fernandes dari West Ham United dan Ederson dari Atalanta. Langkah ini menjadi sinyal bahwa manajemen klub, di bawah arahan pelatih Michael Carrick, serius mengejar ketertinggalan di Premier League.
Menurut laporan The Athletic, United telah membuka diskusi dengan perwakilan Fernandes, tidak hanya soal biaya transfer tetapi juga gaji mingguan pemain asal Portugal tersebut. West Ham, yang musim lalu terdegradasi, dikabarkan mematok banderol sekitar £80 juta—angka yang mencerminkan potensi besar gelandang berusia 21 tahun itu. Arsenal dan Liverpool juga dikaitkan, namun United disebut paling agresif dalam perburuan ini.
Di sisi lain, kesepakatan dengan Ederson dari Atalanta hampir rampung. Klub Serie A itu meminta £35 juta untuk pemain Brasil berusia 26 tahun yang kontraknya tersisa satu musim. Personal terms sudah disepakati, tinggal menunggu finalisasi biaya transfer. Ederson diharapkan menjadi mitra Kobbie Mainoo di lini tengah, terutama setelah kepergian Casemiro dan kemungkinan hengkangnya Manuel Ugarte.
Keputusan United untuk menggelontorkan dana besar di lini tengah tidak lepas dari kebutuhan mendesak. Carrick, yang baru saja memperpanjang kontrak setelah membawa United finis ketiga musim lalu, membutuhkan pemain yang bisa langsung beradaptasi. Fernandes, meski baru berusia 21 tahun, telah membuktikan diri sebagai gelandang box-to-box yang tangguh. Statistiknya dalam hal duel dan tekel menunjukkan ia bisa menjadi jawaban atas kerapuhan pertahanan United musim lalu.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, pergerakan United ini menarik untuk diikuti. Banyak pemain Indonesia yang mengidolakan klub-klub Premier League, dan keberadaan pemain seperti Fernandes—yang masih muda dan potensial—bisa menjadi inspirasi. Selain itu, jika Fernandes dan Ederson bergabung, persaingan di lini tengah United akan semakin ketat, yang bisa berdampak pada performa tim di kompetisi Eropa.
Analis sepak bola menilai bahwa investasi sebesar £80 juta untuk Fernandes memang berisiko, namun potensi keuntungan jangka panjangnya besar. “Dia adalah tipe gelandang modern yang langka: kuat bertahan, agresif merebut bola, dan mampu memulai serangan,” ujar seorang pengamat Premier League. Sementara Ederson, meski lebih murah, harus beradaptasi dengan kerasnya sepak bola Inggris—sesuatu yang mungkin menjadi alasan United tetap memburu Fernandes.
Dengan dua target utama ini, United tampaknya tidak akan berhenti sampai di sini. Pertanyaan besarnya: akankah Carrick mampu memadukan keduanya dengan Mainoo dan pemain lain? Atau justru akan terjadi tumpang tindih peran? Musim depan akan menjadi ujian nyata bagi strategi rekrutmen INEOS.



