Gol di Pramusim, Chiesa Kirim Sinyal ke Iraola: Saya Siap Bersaing
Baca dalam 60 detik
- Federico Chiesa mencetak gol dalam laga uji coba Liverpool vs Sunderland dan menegaskan komitmennya di bawah pelatih baru Andoni Iraola.
- Pemain sayap Italia itu mengakui belum tampil maksimal untuk tim nasional karena masalah fisik, usai hanya sembilan kali starter dalam dua musim di Anfield.
- Masa depan Chiesa di Liverpool bergantung pada kesempatan yang diberikan Iraola, sementara rumor kembali ke Serie A terus bergulir.

Federico Chiesa akhirnya mencetak gol dalam laga pramusim Liverpool saat mengalahkan Sunderland 4-2 di Nashville, Amerika Serikat. Gol itu sekaligus menjadi pernyataan tegas bahwa ia belum menyerah memperjuangkan tempat di skuad utama The Reds di bawah nahkoda baru, Andoni Iraola.
Pemain sayap asal Italia itu hanya mencatatkan sembilan kali starter dalam dua musim penuh bersama Liverpool era Arne Slot. Minimnya menit bermain membuat namanya nyaris tenggelam, bahkan sering dikaitkan dengan kepulangan ke Serie A. Namun, setelah Slot hengkang dan digantikan Iraola, Chiesa melihat babak baru dalam kariernya di Merseyside.
โSaya sangat bahagia di Liverpool. Saya mencintai klub ini, para penggemar, dan segalanya. Saya melakukan yang terbaik yang saya bisa untuk mendapatkan kesempatan di sini. Untuk saat ini, hanya Liverpool yang ada di pikiran saya,โ ujar Chiesa kepada awak media, termasuk The Athletic, usai pertandingan.
Dalam laga tersebut, Chiesa dimainkan sebagai striker, posisi yang tak lazim baginya. โSepanjang karier saya jadi pemain sayap, tapi saya senang bisa bermain sebagai penyerang tengah,โ katanya. Fleksibilitas ini bisa menjadi nilai tambah di mata Iraola yang dikenal gemar merotasi pemain.
Di sisi lain, Chiesa belum memperkuat tim nasional Italia sejak Piala Eropa 2024. Ia mengaku belum siap secara fisik saat dipanggil oleh pelatih Gennaro Gattuso musim lalu. โSaya berbicara dengan Gattuso beberapa kali. Saya butuh lebih banyak menit bermain. Dia mengerti situasi saya. Sayangnya, saat saya kembali pada Maret, saya cedera,โ ungkap Chiesa.
Keputusan Chiesa untuk tetap bertahan di Liverpool bukannya tanpa risiko. Setiap bursa transfer, rumor kepulangannya ke Italia selalu mencuat. Klub-klub Serie A seperti Inter Milan dan Juventus dikabarkan masih memantau situasinya. Namun, pemain yang pernah menjadi pahlawan kemenangan Italia di Euro 2020 ini ogah menyerah begitu saja. โSaya selalu memulai musim dengan lembaran baru. Mungkin ada terlalu banyak lembaran baru, tapi saya tak peduli. Saya fokus pada pelatih baru dan babak baru ini,โ tegasnya.
Bagi sepak bola Indonesia, kisah perjuangan Chiesa mendapat tempat di klub top Eropa bisa menjadi pelajaran berharga. Seperti halnya pemain diaspora atau naturalisasi yang berjuang menembus skuad timnas, konsistensi dan kesabaran menjadi kunci. Chiesa membuktikan bahwa pemain yang sempat terpinggirkan masih punya peluang bangkit jika terus bekerja keras dan memanfaatkan setiap kesempatan.
Dengan hanya tersisa satu musim dalam kontraknya, masa depan Chiesa di Anfield masih menggantung. Pertanyaan besarnya: apakah Iraola akan memberinya peran reguler atau Chiesa akhirnya memilih pulang ke Italia demi menit bermain dan kembali ke timnas? Only time will tellโnamun satu hal pasti, Chiesa belum siap menyerah.



