Mimpi Piala Dunia Sirna: Cedera Lutut Hentikan Langkah Billy Gilmour
Baca dalam 60 detik
- Gelandang Napoli Billy Gilmour dipastikan absen di Piala Dunia 2026 setelah cedera lutut dalam laga uji coba Skotlandia.
- Cedera ini memupus harapan Gilmour yang baru pertama kali berpeluang tampil di turnamen akbar sejak Skotlandia lolos ke Piala Dunia 1998.
- Skotlandia masih memiliki tiga pemain Serie A lainnya, termasuk rekan setim Gilmour di Napoli, Scott McTominay.

Gelandang Napoli asal Skotlandia, Billy Gilmour, harus merelakan ambisinya tampil di Piala Dunia 2026 setelah mengalami cedera lutut parah dalam laga persahabatan melawan Curacao. Pemain berusia 24 tahun itu mengaku tak mampu berkata-kata saat harus menerima kenyataan pahit tersebut.
Cedera terjadi pada pertandingan yang berakhir dengan kemenangan 4-1 Skotlandia, hanya beberapa pekan sebelum turnamen di Amerika Utara dimulai. Gilmour, yang lahir pada 2001, belum pernah merasakan atmosfer Piala Dunia—terakhir kali Skotlandia lolos ke putaran final pada 1998, tiga tahun sebelum ia lahir. Ia diharapkan menjadi motor permainan lini tengah Skotlandia di bawah asuhan Steve Clarke.
Dalam unggahan di Instagram, Gilmour menuliskan kekecewaannya. “Saya tak punya kata-kata untuk menggambarkan perasaan saya sekarang. Berada begitu dekat dengan mimpi masa kecil untuk bermain di Piala Dunia, dan kini semuanya direnggut karena cedera. Ini sulit untuk diterima,” tulisnya. Ia juga berterima kasih atas dukungan yang diterimanya dan berjanji akan segera kembali beraksi, seraya meminta publik tetap mendukung timnas Skotlandia.
Kepergian Gilmour menjadi pukulan berat bagi Skotlandia yang tengah membangun tim kompetitif setelah 28 tahun absen. Namun, kabar baiknya, tiga pemain Serie A lainnya tetap akan memperkuat The Tartan Army. Rekan setim Gilmour di Napoli, Scott McTominay, menjadi andalan di lini tengah. Sementara Lewis Ferguson dari Bologna dan Che Adams dari Torino siap mengisi lini depan. Kehadiran mereka setidaknya menjaga tradisi pemain Italia di skuad Skotlandia.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, kisah Gilmour mengingatkan pada rentannya mimpi pemain muda terhadap cedera. Di tengah euforia Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada, nasib Gilmour menjadi pengingat bahwa turnamen akbar juga menyimpan drama di balik lapangan. Skotlandia sendiri tergabung di Grup D bersama Brasil, Maroko, dan Selandia Baru—lawan yang berat tanpa kehadiran Gilmour.
Pertanyaan besarnya: mampukah Skotlandia melaju tanpa kreativitas Gilmour? Atau justru pemain lain seperti McTominay akan tampil lebih lepas? Jawabannya akan terlihat saat turnamen dimulai pada Juni mendatang.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7771947/original/047565800_1780583462-1000438013.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7759427/original/028903400_1780568720-ChatGPT_Image_Jun_4__2026__05_22_56_PM.jpg)
