Timnas Indonesia Hadapi Oman di FIFA Matchday: Ujian Berat di SUGBK
Baca dalam 60 detik
- Indonesia akan menjamu Oman di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Jumat malam, dengan perbedaan peringkat FIFA yang signifikan.
- Pelatih John Herdman mengonfirmasi kondisi Calvin Verdonk yang siap tampil, sementara Marselino Ferdinan masih diragukan karena cedera hamstring.
- Pelatih Oman, Tarik Sektioui, mengakui kekuatan Indonesia yang diperkuat pemain naturalisasi asal Belanda, menjanjikan laga ketat.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7759427/original/028903400_1780568720-ChatGPT_Image_Jun_4__2026__05_22_56_PM.jpg)
Timnas Indonesia bersiap menghadapi ujian berat dalam FIFA Matchday Juni 2026 saat menjamu Oman, tim yang duduk di peringkat ke-79 dunia, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat, Jumat (5/6/2026) malam. Laga ini menjadi tolok ukur kesiapan Skuad Garuda yang kini berada di peringkat ke-122 FIFA, dengan selisih 43 peringkat yang tidak bisa dianggap remeh.
Pelatih John Herdman mengungkapkan bahwa persiapan tim berjalan cukup baik meskipun ada beberapa kendala. Dalam sesi latihan terakhir, ia mencatat energi dan semangat tinggi dari para pemain. โKami sudah menghabiskan lima hari yang baik bersama-sama. Ada sedikit gangguan dengan beberapa pemain yang datang terlambat karena masalah kesehatan, tetapi saya pikir semua orang sudah berada dalam ritme yang baik,โ ujar Herdman dalam konferensi pers.
Dua nama menjadi sorotan utama: Calvin Verdonk dan Marselino Ferdinan. Verdonk, yang baru bergabung setelah urusan pribadi, dinyatakan bugar dan siap dimainkan. Herdman mengisyaratkan kemungkinan pemain naturalisasi itu menjadi starter atau masuk di pertengahan laga. Sementara itu, Marselino harus menjalani tes kebugaran setelah merasakan ketegangan di hamstring saat latihan. โDia melakukan kerja keras luar biasa, tetapi mungkin mendorong levelnya terlalu jauh. Kami mengistirahatkannya sebagai pencegahan,โ jelas Herdman.
Di kubu lawan, pelatih Oman asal Maroko, Tarik Sektioui, memberikan pujian kepada tim tuan rumah. Ia menilai Indonesia sebagai lawan berbahaya meskipun secara peringkat lebih rendah. โTim Indonesia memiliki campuran khusus antara pemain lokal dan pemain dari Belanda. Ini adalah tim yang sangat bagus, dan kami yakin kedua tim akan mendapatkan apa yang mereka inginkan dari pertandingan ini,โ ucap Sektioui. Ia juga berterima kasih atas sambutan hangat dari masyarakat Indonesia dan PSSI selama persiapan di Jakarta.
Pertandingan ini menjadi ajang pembuktian bagi program naturalisasi yang digalakkan PSSI. Dengan kehadiran pemain seperti Kevin Diks, Ivar Jenner, dan Joey Pelupessy, Indonesia berharap bisa bersaing dengan tim Asia yang lebih mapan. Namun, absennya Marselino jika dikonfirmasi bisa menjadi pukulan bagi kreativitas lini tengah. Herdman menekankan bahwa keselamatan pemain adalah prioritas, sehingga keputusan akhir akan diambil setelah tes medis.
Dari sisi taktik, Indonesia diperkirakan akan menggunakan formasi 3-4-2-1 dengan Emil Audero di bawah mistar, sementara Oman mengandalkan skema 4-3-3 yang solid. Pertandingan ini tidak hanya penting untuk peringkat FIFA, tetapi juga sebagai persiapan menuju Kualifikasi Piala Dunia 2026. Bisakah Indonesia memanfaatkan dukungan penuh SUGBK untuk mencuri poin dari tim unggulan? Jawabannya akan terlihat Jumat malam nanti.



