FIFA Ucapkan Selamat ke Persib: Hattrick Juara BRI Super League Diapresiasi Gianni Infantino
Baca dalam 60 detik
- FIFA melalui surat resmi Presiden Gianni Infantino mengapresiasi Persib Bandung yang meraih gelar juara BRI Super League ketiga berturut-turut.
- Surat bertanggal 28 Mei 2026 dari Zurich itu menegaskan pengakuan global terhadap konsistensi dan dedikasi Maung Bandung di kancah sepak bola Indonesia.
- Manajemen Persib menyebut pengakuan ini menjadi motivasi untuk terus berkontribusi bagi perkembangan sepak bola nasional dan membawa nama Indonesia ke level lebih tinggi.
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/6746920/original/023000800_1779555974-BL1_2364.jpg.jpeg)
Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) secara resmi memberikan penghargaan kepada Persib Bandung atas keberhasilan mereka menjuarai BRI Super League musim 2025/2026. Surat ucapan selamat yang ditandatangani langsung oleh Presiden FIFA, Gianni Infantino, menjadi bukti bahwa prestasi klub asal Jawa Barat itu mendapat perhatian di tingkat global.
Dalam surat yang dikeluarkan dari markas FIFA di Zurich pada 28 Mei 2026, Infantino menyampaikan apresiasi atas pencapaian Persib yang dinilai sebagai hasil kerja keras, konsistensi, dan dedikasi sepanjang musim. Surat tersebut ditujukan kepada Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, dan secara khusus menyebut Persib sebagai kampiun sepak bola Indonesia musim ini.
Pencapaian ini menjadi semakin istimewa karena Persib berhasil meraih gelar juara untuk ketiga kalinya secara berturut-turut, sebuah hattrick yang jarang terjadi di kompetisi kasta tertinggi Indonesia. Sejak era BRI Super League, belum ada klub lain yang mampu mendominasi seperti yang dilakukan Maung Bandung dalam tiga musim terakhir.
Menanggapi pengakuan tersebut, Head of Communication PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhi Pratama, menegaskan bahwa surat dari FIFA bukan sekadar formalitas. Menurutnya, apresiasi dari badan sepak bola dunia menjadi simbol bahwa perjalanan Persib selama satu musim mendapat sorotan hingga level internasional. “Gelar juara merupakan hasil dari kerja kolektif yang melibatkan banyak pihak,” ujar Adhi dalam pernyataannya, Senin (1/6/2026).
Adhi menambahkan bahwa surat dari FIFA juga menjadi pengingat akan kekuatan sepak bola dalam menghubungkan banyak orang melalui semangat, dedikasi, dan mimpi yang sama. Ia menekankan bahwa pencapaian ini lahir dari proses panjang yang dibangun bersama, mulai dari lapangan latihan hingga tribun stadion, serta dukungan Bobotoh yang tersebar di berbagai penjuru dunia.
Pengakuan internasional ini diyakini akan menjadi motivasi bagi Persib untuk terus berkembang sebagai klub profesional. Tidak hanya berprestasi di dalam lapangan, tetapi juga memberikan kontribusi positif bagi industri sepak bola Indonesia. “Dengan penuh rasa syukur dan kerendahan hati, Persib menerima apresiasi tersebut sebagai kehormatan bagi seluruh keluarga besar klub,” imbuh Adhi.
Bagi sepak bola Indonesia, pengakuan dari FIFA ini memiliki arti strategis. Di tengah upaya PSSI meningkatkan kualitas kompetisi domestik, apresiasi terhadap klub seperti Persib dapat menjadi contoh bagi klub lain untuk terus berprestasi dan meningkatkan standar manajemen. Hal ini sejalan dengan target Indonesia untuk tampil lebih kompetitif di kancah Asia dan dunia.
Ke depan, Persib dihadapkan pada tantangan untuk mempertahankan dominasi dan membawa nama Indonesia ke level yang lebih tinggi, baik di kompetisi regional seperti AFC Champions League maupun turnamen internasional lainnya. Dengan fondasi yang sudah kuat, pertanyaan besarnya adalah: mampukah Maung Bandung melanjutkan tren positif ini dan menjadi ikon sepak bola Indonesia di mata dunia?



