Enam Bintang Premier League Menganggur Jelang Musim 2026-27: Dari Salah hingga Stones
Baca dalam 60 detik
- Mohamed Salah, John Stones, dan Jadon Sancho masuk dalam daftar pemain bintang yang kontraknya habis dan belum menemukan klub baru.
- Ketidakpastian masa depan mereka dipicu oleh konflik internal, cedera berkepanjangan, dan performa yang menurun dalam dua musim terakhir.
- Klub-klub dari Liga Arab Saudi, Turki, dan Qatar mulai bergerak, sementara beberapa pemain berharap tetap bertahan di Premier League.

Menjelang musim 2026-27 Premier League yang tinggal menghitung hari, sejumlah pemain bintang justru masih menganggur setelah kontrak mereka habis. Nama-nama seperti Mohamed Salah, John Stones, hingga Jadon Sancho menjadi sorotan utama lantaran belum menentukan masa depan karier mereka—sebuah fenomena langka yang mengguncang peta persaingan Inggris.
Dalam perkembangan yang tidak biasa, setidaknya tujuh pemain yang musim lalu masih berseragam klub papan atas Premier League kini berstatus bebas transfer. John Stones misalnya, meninggalkan Manchester City setelah satu dekade penuh trofi—15 gelar bergengsi—dan mulai dikaitkan dengan Everton serta AC Milan. Sementara Mohamed Salah, yang hubungannya dengan pelatih Arne Slot di Liverpool merenggang drastis, sempat diyakini akan merapat ke Arab Saudi, namun kini rumor mengarah ke Besiktas di Turki.
Jadon Sancho menjadi contoh lain betapa kerasnya sepak bola modern. Diboyong Manchester United seharga 73 juta poundsterling pada 2021, ia hanya tampil 30 kali di liga dan menghabiskan dua setengah musim terakhir dengan status pinjaman—terakhir di Aston Villa usai periode suram bersama Chelsea. Kini tawaran dari klub Qatar Al-Rayyan menanti.
Laman lain turut menghiasi daftar: gelandang Tottenham Yves Bissouma yang hanya menjalani 11 pertandingan musim lalu akibat cedera dan masalah di luar lapangan, kini diincar Fulham. Kiper Stefan Ortega yang menjadi pelapis di Nottingham Forest dikabarkan satu langkah lagi menuju Olympiacos. Bek kiri Manchester United, Tyrell Malacia, melewatkan lebih dari 500 hari akibat cedera lutut kronis dan baru tampil 11 kali sejak 2023.
Fenomena ini memiliki implikasi bagi sepak bola global, termasuk Indonesia. Meski Liga 1 jarang berburu pemain sekelas Salah, kehadiran pemain free agent kelas dunia dapat memicu pergerakan agen-agen Indonesia untuk menjajaki kerja sama dengan klub Eropa yang tengah membersihkan skuat. Selain itu, potensi kedatangan pemain seperti Traore atau Bissouma ke liga tetangga seperti Malaysia atau Thailand bisa meningkatkan daya saing regional.
“Ini adalah momen langka di mana pasar transfer dibanjiri bintang-bintang yang biasanya sulit terjangkau,” ujar seorang analis sepak bola Inggris. “Klub-klub di luar lima liga top Eropa mungkin akan memanfaatkan situasi ini untuk mencuri perhatian.”
Namun, pertanyaan terbesar tetap menggantung: apakah para pemain ini akan memilih petualangan baru di kompetisi yang lebih rendah, atau justru bertahan dan menunggu tawaran dari klub-klub papan atas yang terkendala aturan finansial? Dengan bursa musim panas yang masih panjang, setiap hari bisa membawa kejutan.



