Newcastle Incar Gelandang Muda Roma Niccolo Pisilli: Potensi Suksesor Joelinton?
Baca dalam 60 detik
- Newcastle United dikabarkan menggelar pembicaraan internal untuk merekrut gelandang AS Roma, Niccolo Pisilli, yang dibanderol sekitar £30 juta.
- Pisilli, 21 tahun, dinilai sebagai talenta lebih besar dari Joelinton yang mulai menurun performanya, dengan statistik intersepsi masuk 4% terbaik di Serie A.
- Kehadiran Pisilli diharapkan menjadi solusi jangka panjang lini tengah Newcastle di tengah ketidakpastian masa depan Sandro Tonali.

Newcastle United tengah mempersiapkan regenerasi lini tengah dengan mengincar gelandang muda AS Roma, Niccolo Pisilli, yang dinilai memiliki potensi lebih besar ketimbang Joelinton yang mulai menunjukkan penurunan performa. Klub asal Inggris itu dikabarkan telah menggelar diskusi internal untuk merealisasikan transfer pemain berusia 21 tahun tersebut, yang dibanderol sekitar £30 juta atau setara €35 juta.
Musim lalu Newcastle harus puas finis di peringkat ke-13 Premier League, jauh dari ekspektasi setelah sebelumnya tampil impresif. Namun, kegagalan lolos ke kompetisi Eropa justru memberi ruang bagi manajer Eddie Howe untuk membangun ulang skuad tanpa tekanan jadwal padat. Strategi ini mengingatkan pada kebangkitan Manchester United di bawah Michael Carrick yang memanfaatkan kalender pertandingan lebih longgar untuk merebut tiket Liga Champions.
Langkah awal telah diambil dengan melepas Anthony Gordon ke Barcelona senilai £69 juta. Penjualan itu menjadi sinyal bahwa Newcastle mengadopsi pendekatan jangka panjang: mengorbankan keuntungan instan demi stabilitas di masa depan. Namun, kepergian Gordon menyisakan lubang di lini depan yang harus segera diisi. Selain itu, masa depan Sandro Tonali juga belum jelas. Gelandang Italia itu diminati Arsenal dan Manchester United, dan jika hengkang, Newcastle akan kehilangan salah satu pengatur serangan paling cerdas di Eropa.
Di tengah ketidakpastian itu, Joelinton yang selama ini menjadi andalan Howe mulai menunjukkan tanda-tanda penurunan. Pemain Brasil itu dianggap kalah dalam duel fisik dan cakupan area permainannya menyusut. Meski masih menjadi bagian penting, Howe dinilai perlu mencari wajah baru di lini tengah. Di sinilah Pisilli muncul sebagai kandidat ideal.
Menurut laporan Sports Boom, Newcastle bukan satu-satunya klub yang meminati Pisilli. Tottenham Hotspur di bawah Roberto De Zerbi juga melihatnya sebagai cocok untuk skema permainan mereka, sementara Juventus turut memantau. Pisilli musim ini tampil gemilang bersama Roma, membantu tim finis di tiga besar Serie A dan lolos ke Liga Champions untuk pertama kalinya sejak 2016/17. Mantan pelatih Roma, Ivan Juric, menyebutnya sebagai talenta “luar biasa”.
Pisilli mungkin tidak sekuat fisik Joelinton, tetapi ia unggul dalam membaca permainan dan mengalirkan bola. Kemampuannya melakukan intersepsi dan recovery menjadikannya gelandang box-to-box yang potensial. Jika terus berkembang, ia bisa menjadi salah satu gelandang terbaik Eropa dalam beberapa tahun ke depan. Bagi Newcastle, merekrut Pisilli bukan hanya investasi jangka pendek, melainkan fondasi untuk kembali bersaing di papan atas Premier League dan Eropa.
Namun, persaingan ketat dari klub lain dan harga yang tidak murah menjadi tantangan. Newcastle harus bergerak cepat jika ingin mengamankan tanda tangan pemain yang disebut-sebut sebagai “the real deal” ini. Pertanyaan besarnya: apakah Howe berani mengambil risiko dengan merekrut pemain muda Serie A yang belum teruji di Premier League, atau akan tetap bertahan dengan skema lama yang mulai usang?



