Marco Silva Tinggalkan Fulham, Sepakat Latih Benfica
Baca dalam 60 detik
- Marco Silva mengakhiri masa baktinya di Fulham setelah lima musim dan akan bergabung dengan Benfica sebagai pelatih kepala.
- Kepergian Silva terjadi di tengah tawaran kontrak baru dari Fulham, namun ia memilih pulang ke Portugal.
- Benfica mencari suksesor Jose Mourinho yang hengkang ke Real Madrid, dan Silva menjadi kandidat utama.

Marco Silva resmi mengumumkan kepergiannya dari Fulham setelah lima tahun menukangi klub London Barat itu. Pelatih asal Portugal berusia 48 tahun itu dikabarkan telah mencapai kesepakatan untuk menangani Benfica, menggantikan Jose Mourinho yang hengkang ke Real Madrid.
Kontrak Silva bersama Fulham habis pada akhir Juni. Manajemen Fulham sebenarnya telah menawarkan perpanjangan kontrak berdurasi tiga tahun, namun Silva memilih untuk tidak memperpanjang masa baktinya. Keputusan ini mengakhiri spekulasi yang menyelimuti masa depannya selama beberapa bulan terakhir.
Silva bergabung dengan Fulham pada 2021 saat tim masih berkompetisi di Championship. Ia sukses membawa Fulham promosi ke Premier League di musim pertamanya dan sejak itu menjadikan tim tersebut sebagai penghuni tetap kasta tertinggi Inggris. Pada musim 2024/2025, Fulham finis di peringkat ke-11 setelah mengalahkan Newcastle United di laga pamungkas.
"Setelah lima tahun, perjalanan kami bersama berakhir," tulis Silva dalam surat terbuka untuk para penggemar. "Saya meminta kalian untuk selalu bersama kami sejak hari pertama, dan kalian melakukannya. Kami mencapai banyak hal bersama. Staf saya dan saya selalu merasakan dukungan kalian. Fulham akan selalu di hati saya, dan cepat atau lambat saya akan kembali ke Craven Cottage."
Pemilik Fulham, Shahid Khan, mengakui bahwa Silva dan Fulham "sangat cocok" namun "perubahan tidak bisa dihindari dalam sepak bola". Khan menegaskan bahwa Fulham tetap menjadi tujuan menarik bagi pelatih baru berkat skuad berkualitas, stadion bersejarah Craven Cottage, dan dukungan fan setia. "Kami akan segera menunjuk pemimpin baru secara tepat waktu namun hati-hati, yang akan memenuhi standar klub dan ekspektasi penggemar di seluruh dunia," ujar Khan.
Bagi Benfica, kedatangan Silva menjadi langkah strategis setelah kepergian Mourinho ke Real Madrid. Silva dianggap sebagai sosok tepat untuk membawa stabilitas dan filosofi permainan menyerang khas Portugal. Negosiasi antara Silva dan Benfica dilaporkan berjalan pesat dalam beberapa hari terakhir, dan kesepakatan tinggal menunggu pengumuman resmi.
Di Indonesia, kepindahan Silva ke Benfica mungkin tidak langsung berdampak besar, namun bisa menjadi perhatian bagi penggemar sepak bola Tanah Air yang mengikuti Liga Portugal. Benfica memiliki basis penggemar yang cukup besar di Indonesia, dan kehadiran pelatih sekaliber Silva bisa meningkatkan daya tarik kompetisi. Selain itu, langkah Fulham mencari pelatih baru juga patut dicermati, mengingat beberapa pemain Indonesia pernah merumput di Inggris dan bisa menjadi inspirasi.
Pertanyaan selanjutnya adalah siapa yang akan menggantikan Silva di Fulham? Beberapa nama telah dikaitkan, namun Khan menegaskan proses seleksi akan dilakukan secara hati-hati. Sementara itu, Silva bersiap untuk babak baru kariernya di Benfica, dengan harapan bisa mengembalikan kejayaan klub raksasa Portugal tersebut.



