Wigan Warriors Hancurkan Hull KR, Rebut Gelar Challenge Cup ke-22
Baca dalam 60 detik
- Wigan Warriors menaklukkan Hull KR dengan skor telak di final Challenge Cup, sekaligus mengukuhkan diri sebagai juara untuk ke-22 kalinya.
- Kemenangan ini menjadi yang pertama bagi Wigan sejak musim 2025, setelah sebelumnya gagal di tangan Hull KR yang meraih treble musim lalu.
- Bevan French yang baru pulih dari cedera hamstring mencetak try kunci dari bangku cadangan, menandai kembalinya ia ke performa terbaik.

Wigan Warriors memastikan gelar juara Challenge Cup ke-22 setelah melibas Hull KR dengan skor 44-12 di Stadion Wembley yang terik, Sabtu (10/6/2026). Kemenangan ini menjadi penebusan bagi Wigan yang musim lalu gagal total di tangan Hull KR.
Pertandingan yang merupakan ulangan Grand Final Super League 2025 itu berlangsung sengit sejak menit awal. Wigan tampil dominan, terutama di babak kedua dengan mencetak 30 poin. Hull KR yang kehilangan playmaker Mikey Lewis karena cedera kaki sejak babak pertama tak mampu membendung gempuran lawan.
Bevan French menjadi bintang lapangan setelah mencetak try 15 menit sebelum pertandingan usai. Pemain asal Australia itu baru pulih dari cedera hamstring yang dideritanya pada Maret lalu dan diperkirakan absen hingga Juli. Namun, ia sudah bisa tampil lebih cepat dari jadwal dan langsung memberikan kontribusi signifikan dari bangku cadangan.
Jack Farrimond menjadi motor serangan Wigan dengan dua try brilian. Try pertamanya tercipta setelah ia menerima umpan Brad O'Neill dan melewati barisan pertahanan Hull KR dengan gerakan tipuan. Farrimond kembali mencetak try di sisa babak pertama, memanfaatkan kelemahan pertahanan lawan yang kehilangan Lewis karena cedera.
Hull KR sempat memberikan perlawanan lewat try Peta Hiku menjelang turun minum, namun tendangan konversi Rhyse Martin gagal membentur tiang gawang. Skor 12-6 untuk Wigan bertahan hingga jeda.
Memasuki babak kedua, Wigan semakin garang. Junior Nsemba mencetak try setelah menerima umpan lambung Farrimond, disusul dua try cepat Adam Keighran dalam rentang waktu 13 menit. Keighran, pemain asal Australia, memanfaatkan celah pertahanan Hull KR yang mulai kelelahan.
Bevan French yang masuk dari bangku cadangan langsung menunjukkan taringnya dengan mencetak try yang memastikan kemenangan Wigan. Meski demikian, pertandingan berakhir sedikit buruk bagi Wigan karena Sam Walters mendapat kartu merah akibat tekel berbahaya terhadap Bill Leyland dua menit sebelum pertandingan usai.
Kemenangan ini menjadi yang pertama bagi Wigan sejak musim 2025 yang gemilang, di mana mereka meraih quadruple. Musim lalu, Wigan gagal total saat Hull KR justru meraih treble. Bagi Hull KR, kekalahan ini menjadi pukulan telak, apalagi pelatih Willie Peters akan hengkang ke Papua New Guinea Chiefs musim depan.
Bagi penggemar rugbi di Indonesia, dominasi Wigan Warriors menunjukkan betapa kompetitifnya Super League Inggris. Meski rugbi belum sepopuler sepak bola di Tanah Air, prestasi Wigan bisa menjadi inspirasi bagi perkembangan olahraga ini di Indonesia, terutama dengan semakin banyaknya turnamen internasional yang disiarkan secara global.
Dengan hasil ini, Wigan mengirim sinyal kuat bahwa mereka kembali menjadi kekuatan yang harus diperhitungkan. Sementara Hull KR harus segera bangkit jika ingin mempertahankan gelar Super League dan League Leaders' Shield. Akankah Wigan mampu mengulang kejayaan 2025? Atau justru Hull KR yang akan bangkit musim depan?



