Optimisme Milomir Seslija: Persis Solo Akan Segera Bangkit ke Kasta Tertinggi
Baca dalam 60 detik
- Milomir Seslija yakin Persis Solo mampu promosi kembali ke Liga 1 meski harus turun kasta, berbekal potensi kota dan dukungan suporter.
- Regulasi Pegadaian Championship mewajibkan pelatih lokal, sehingga masa depan Milo di Persis masih belum pasti.
- Catatan 21 laga bersama Milo (7 menang, 6 imbang, 8 kalah) dinilai lebih baik dibanding awal musim yang hanya raih 1 kemenangan.
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4908670/original/014824000_1722697184-20240803BL_Perebutan_Peringkat_Ketiga_Piala_Presiden_2024_22.JPG)
Pelatih Persis Solo, Milomir Seslija, menyatakan keyakinannya bahwa tim berjuluk Laskar Sambernyawa tersebut akan segera kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia setelah terdegradasi pada akhir musim BRI Super League 2025/2026. Meskipun harus turun ke Pegadaian Championship, Milo optimistis proses kebangkitan hanya masalah waktu.
Dalam pernyataannya, Milo mengapresiasi perjuangan para pemain yang tetap tampil maksimal meski hasil akhir tidak sesuai harapan. Pada laga pamungkas, Persis Solo berhasil mengalahkan Persita Tangerang dengan skor 3-1, namun hasil itu tidak cukup untuk menyelamatkan posisi mereka di klasemen. “Saya hanya bisa berterima kasih atas kerja keras seluruh pemain karena mereka telah memberikan segalanya,” ujar pelatih asal Bosnia tersebut.
Menurut Milo, Persis Solo sebenarnya tidak layak turun ke kasta kedua. Ia menilai kota Solo memiliki infrastruktur yang memadai, fasilitas latihan yang baik, serta dukungan suporter yang luar biasa. “Kota Solo memiliki segalanya, fasilitas bagus dan suporter fantastis. Kami tidak pantas berada di divisi kedua,” tegasnya. Keyakinan ini menjadi modal penting bagi tim untuk segera bangkit.
Milo menegaskan bahwa siapa pun yang akan menangani Persis Solo di kasta kedua, tim ini akan segera kembali ke level tertinggi. “Pelajaran dari musim ini akan membuat Persis tumbuh lebih baik, berkembang, dan menjadi lebih kuat,” katanya. Namun, masa depan Milo sendiri masih belum jelas. Regulasi Pegadaian Championship mewajibkan setiap klub menggunakan pelatih lokal dengan lisensi minimal A AFC, sehingga Persis Solo kemungkinan besar harus mencari pelatih baru.
Meski demikian, optimisme Milo terhadap potensi kebangkitan Persis Solo patut diapresiasi. Dengan dukungan suporter yang fanatik dan fasilitas yang memadai, Laskar Sambernyawa memiliki modal kuat untuk segera promosi kembali. Kunci utama kini terletak pada konsistensi manajemen dalam membangun tim dan memilih pelatih yang tepat sesuai regulasi.



