Bentrok Pramusim Monchengladbach, Kevin Diks Diprediksi Absen di Piala AFF 2026
Baca dalam 60 detik
- Kevin Diks kemungkinan besar tidak akan membela Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 karena jadwal pramusim Borussia Monchengladbach yang padat.
- Piala AFF tidak masuk kalender resmi FIFA, sehingga klub berhak menahan pemainnya, berbeda dengan FIFA Matchday yang mewajibkan pelepasan.
- Pelatih John Herdman telah menyiapkan skenario dengan mengandalkan pemain lokal untuk turnamen Asia Tenggara tersebut.
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5008199/original/049007200_1731697540-20241116BL_Debut_Kevin_Diks_5.JPG)
Kevin Diks, bek andalan Timnas Indonesia yang baru saja menyelesaikan musim perdana impresif bersama Borussia Monchengladbach di Bundesliga, dipastikan akan absen pada Piala AFF 2026. Turnamen antarnegara Asia Tenggara itu dijadwalkan berlangsung pada 24 Juli hingga 26 Agustus 2026, bertepatan dengan masa persiapan musim baru klub Jerman tersebut.
Menurut jadwal yang dirilis Borussia Monchengladbach, pramusim dimulai pada pertengahan Juli dengan sesi latihan pertama pada 12 Juli. Kevin Diks dan rekan-rekannya dijadwalkan menjalani dua laga uji coba, yakni melawan Rot-WeiΓ Essen pada 25 Juli dan Hansa Rostock pada 1 Agustus. Setelah itu, tim akan menggelar pemusatan latihan di Tegernsee, Jerman selatan, pada 2β9 Agustus. Seluruh rangkaian ini bertabrakan langsung dengan gelaran Piala AFF 2026.
Piala AFF bukan bagian dari kalender resmi FIFA, sehingga klub memiliki hak penuh untuk tidak melepas pemainnya. Situasi ini berbeda dengan FIFA Matchday Juni 2026, di mana Kevin Diks tetap masuk dalam daftar 44 pemain pilihan pelatih John Herdman untuk menghadapi Oman (5 Juni) dan Mozambik (9 Juni). Setelah laga tersebut, pemain berusia 28 tahun itu akan kembali fokus pada persiapan klubnya.
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, telah menyusun skenario untuk menghadapi situasi ini. Untuk FIFA Matchday, ia akan mengandalkan pemain diaspora seperti Kevin Diks. Namun, untuk Piala AFF, Herdman berencana memanggil pemain lokal. Langkah ini dinilai strategis mengingat turnamen tersebut tidak termasuk dalam agenda FIFA, sehingga klub tidak wajib melepas pemainnya. Timnas Indonesia tergabung di Grup A bersama Vietnam, Singapura, Kamboja, dan pemenang playoff antara Brunei Darussalam dan Timor Leste.
Keputusan ini tentu menjadi pukulan bagi skuad Garuda, mengingat performa gemilang Kevin Diks di Bundesliga musim 2025/2026. Ia langsung menjadi andalan di lini belakang Die Fohlen dan sukses beradaptasi dengan cepat di kompetisi tertinggi Jerman. Kehilangan pemain sekaliber Diks jelas akan mengurangi kekuatan tim, terutama dalam menghadapi lawan-lawan berat seperti Vietnam dan Singapura.
Di sisi lain, keputusan Herdman untuk mengandalkan pemain lokal di Piala AFF bisa menjadi kesempatan emas bagi talenta dalam negeri untuk unjuk gigi di kancah regional. Turnamen ini kerap menjadi ajang pembuktian bagi pemain muda Indonesia. Namun, tanpa kehadiran pemain diaspora, tekanan untuk meraih hasil maksimal tentu semakin besar.
Ke depan, publik sepak bola Indonesia akan menanti apakah skenario Herdman mampu membawa Timnas Indonesia melaju jauh di Piala AFF 2026, atau justru absennya Kevin Diks menjadi celah yang dimanfaatkan lawan. Satu hal yang pasti, bentrok jadwal antara klub dan tim nasional kembali menjadi momok yang harus dihadapi sepak bola Indonesia.



