Minyak Pepermin Berpotensi Turunkan Tekanan Darah, Studi Terbaru Ungkap
Baca dalam 60 detik
- Suplementasi minyak pepermin 100 mikroliter per hari selama 20 hari menurunkan tekanan darah sistolik rata-rata 8,5 mmHg pada partisipan dengan prahipertensi dan hipertensi stadium 1.
- Efek penurunan denyut jantung istirahat juga teramati, mengindikasikan pengaruh minyak pepermin terhadap regulasi kardiovaskular secara lebih luas.
- Para peneliti menekankan perlunya studi lanjutan dengan sampel lebih besar dan durasi lebih panjang untuk memvalidasi temuan awal ini.

Sebuah studi terbaru yang dipublikasikan di jurnal PLOS One mengungkapkan bahwa konsumsi minyak pepermin setiap hari dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi. Penelitian yang melibatkan 40 partisipan dewasa dengan tekanan darah elevated (prahipertensi) dan hipertensi stadium 1 ini menunjukkan penurunan signifikan pada tekanan darah sistolik setelah 20 hari intervensi.
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), sekitar 1,4 miliar orang dewasa di seluruh dunia hidup dengan hipertensi pada tahun 2024. Kondisi ini terjadi ketika jantung harus bekerja lebih keras untuk memompa darah melalui arteri, dan jika tidak ditangani dapat menyebabkan serangan jantung, stroke, gagal ginjal, hingga demensia. Saat ini, penanganan hipertensi mengandalkan kombinasi obat-obatan dan perubahan gaya hidup seperti diet rendah garam, aktivitas fisik, dan menjaga berat badan ideal.
Jonathan Sinclair, peneliti utama dari University of Lancashire, Inggris, menjelaskan bahwa minyak pepermin mengandung senyawa bioaktif seperti mentol dan flavonoid yang diduga berperan dalam regulasi tekanan darah. "Mentol dapat mengaktifkan saluran TRPM8 yang ditemukan di jaringan pembuluh darah, memicu vasodilatasi melalui jalur sinyal endotel yang bergantung pada kalsium dan oksida nitrat," ujarnya. Secara sederhana, minyak pepermin membantu pembuluh darah rileks sehingga mengurangi tekanan yang harus dilawan jantung.
Meski hasilnya menjanjikan, para ahli mengingatkan bahwa studi ini masih berskala kecil. Craig Basman, ahli jantung dari Hackensack University Medical Center, menyatakan optimisme hati-hati. "Ini adalah uji coba acak terkontrol plasebo β standar emas penelitian klinis β tetapi hanya melibatkan 40 pasien. Temuan ini belum definitif," katanya. Basman menekankan bahwa pendekatan nonfarmakologis seperti diet dan olahraga tetap menjadi lini pertama penanganan hipertensi, dan suplemen seperti minyak pepermin bisa menjadi opsi tambahan yang terjangkau.
Untuk masa depan, para peneliti berharap studi replikasi dengan partisipan lebih banyak dan durasi lebih panjang dapat mengonfirmasi efek jangka panjang serta keamanan suplementasi minyak pepermin. Penelitian lebih lanjut juga diperlukan untuk mengungkap mekanisme pasti di balik efek penurunan tekanan darah ini, termasuk pengukuran fungsi endotel, kekakuan pembuluh darah, dan penanda otonom.



