Gol Injury Time ke Gawang PSM Jadi Kenangan Abadi Bek Persib Julio Cesar
Baca dalam 60 detik
- Julio Cesar mengaku gol injury time ke gawang PSM Makassar pada pekan ke-33 menjadi momen paling berkesan sepanjang kariernya.
- Kemenangan 2-1 atas PSM menjadi titik balik Persib menuju gelar juara BRI Super League 2025/2026 setelah Borneo FC kehilangan poin.
- Bek asal Brasil itu menyebut seluruh tim menangis haru saat memastikan trofi di pekan terakhir, dan berterima kasih kepada bobotoh atas dukungannya.
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/6718602/original/081755600_1779534644-BL1_1011.jpg.jpeg)
Bek Persib Bandung, Julio Cesar, masih menyimpan kenangan mendalam tentang satu gol yang ia cetak ke gawang PSM Makassar pada pekan ke-33 BRI Super League 2025/2026. Gol tersebut tercipta di masa injury time dan menjadi penentu kemenangan Maung Bandung di laga tandang yang krusial.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, Minggu (17/5/2026), Persib sukses menundukkan tuan rumah PSM Makassar dengan skor 2-1. Kemenangan ini bukan sekadar tiga poin, melainkan membuka jalan bagi Persib untuk merebut gelar juara. Pada pekan yang sama, pesaing utama mereka, Borneo FC, gagal meraih kemenangan penuh saat bertandang ke markas Persijap Jepara.
Julio mengakui bahwa gol tersebut adalah momen terbaik dalam kariernya. "Luar biasa bangga dan bahagia, terutama setelah saya mencetak gol ke gawang PSM. Ini adalah momen terbaik," ujarnya kepada media. Ia juga menyaksikan rekan-rekannya menangis haru saat pertandingan usai, karena keberhasilan membawa pulang tiga poin dari markas Juku Eja menjadi fondasi penting menuju gelar juara yang akhirnya dirayakan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).
"Semuanya tentu menangis saat menit terakhir. Saya tentu saja akan mengingat momen ini sepanjang hidup saya," ungkap Julio.
Bek asal Brasil itu juga menyampaikan rasa terima kasih kepada bobotoh yang setia mendukung tim sepanjang musim. "Luar biasa, mereka selalu ada," katanya. Dukungan suporter menjadi energi tambahan bagi skuad Maung Bandung dalam menghadapi tekanan di laga-laga krusial.
Perjalanan Persib menuju gelar juara musim ini memang penuh drama. Setelah kemenangan atas PSM, Persib hanya membutuhkan hasil imbang di pekan terakhir untuk memastikan gelar. Meski Borneo FC melibas Malut United dengan skor telak 7-1, hasil imbang 0-0 yang diraih Persib sudah cukup untuk mengantarkan mereka sebagai kampiun. Ketegangan hingga detik-detik akhir kompetisi menjadi bukti betapa ketatnya persaingan di papan atas BRI Super League musim ini.
Ke depan, Persib diharapkan dapat mempertahankan performa konsisten dan kembali bersaing di puncak klasemen. Sementara bagi Julio Cesar, gol injury time ke gawang PSM akan selalu menjadi cerita yang tak terlupakan dalam lembaran sejarah kariernya.



