Balangan Perkuat Kesiapan Kafilah Menuju MTQN XXXVII Kalsel di Barito Kuala
Baca dalam 60 detik
- LPTQ Balangan menggelar rapat koordinasi akhir untuk mematangkan persiapan kontingen menghadapi MTQN XXXVII tingkat Kalimantan Selatan di Barito Kuala, Juni 2026.
- Kepala Kemenag Balangan menekankan sinergi lintas instansi dan tiga pilar utama: kualitas persiapan, kekompakan tim, dan strategi kompetisi.
- Ketua LPTQ Balangan menyoroti pentingnya mental juara dan disiplin peserta sebagai kunci bersaing dengan kontingen terbaik dari kabupaten/kota lain.

Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Balangan menggelar rapat koordinasi akhir untuk mematangkan persiapan kontingen menuju Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) XXXVII tingkat Kalimantan Selatan. Pertemuan berlangsung di Mahligai Mayang Maurai, Paringin, pada Senin (25/5/2026), sebagai langkah strategis menjelang ajang yang akan digelar di Kabupaten Barito Kuala pada 18–26 Juni 2026.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Balangan, Nahdiyatul Husna, menegaskan bahwa partisipasi dalam MTQ bukan lagi soal nama instansi, melainkan kebersamaan membawa nama baik daerah. “Kita merupakan satu tim. Ini tidak lagi membawa nama lembaga masing-masing, tetapi satu kesatuan bagaimana caranya Kabupaten Balangan menjadi peserta terbaik,” ujarnya dalam sambutan.
Nahdiyatul Husna mengidentifikasi tiga faktor krusial yang harus dioptimalkan: kualitas persiapan, kekompakan tim, dan strategi. Ia menekankan bahwa kerja keras dan kerja tuntas dari seluruh official, pelatih, pendamping, serta dukungan penuh pemerintah daerah menjadi fondasi utama. “Yang pertama kualitas persiapan, termasuk kerja keras dan kerja tuntas seluruh official, pelatih, pendamping, serta peran pemerintah daerah. Selanjutnya kekompakan tim dan mengatur strategi,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Umum LPTQ Kabupaten Balangan, Akhmad Fauzi, menyoroti aspek mental dan kedisiplinan peserta. Menurutnya, kesiapan mental menjadi pembeda di antara peserta yang secara teknis sudah mumpuni. “Benar-benar menyiapkan mental, harus semangat. Dengan semangat tinggi kita mampu bersaing,” tegasnya. Ia juga mengingatkan agar setiap kafilah mematuhi arahan pendamping dan menjunjung tinggi aturan yang berlaku.
Akhmad Fauzi menambahkan bahwa setiap kabupaten dan kota pasti mengirimkan peserta terbaiknya, sehingga Balangan harus tampil maksimal. “Kami telah menyiapkan kafilah terbaik untuk berlaga di MTQN tingkat provinsi. Ini adalah momentum untuk menunjukkan kemampuan dan kebanggaan daerah,” ujarnya.
Dalam sesi motivasi, para pelatih dan pendamping memberikan wejangan kepada peserta untuk fokus mempersiapkan diri secara spiritual dan mental. Mereka mendorong peserta untuk mengulang bacaan Al-Qur’an, meminta restu orang tua, memperbanyak doa, serta menyerahkan segala usaha kepada Allah SWT. Pendekatan holistik ini diharapkan mampu membawa ketenangan dan kepercayaan diri saat tampil di panggung MTQ.
Persiapan matang ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Balangan dalam mengembangkan sumber daya manusia di bidang keagamaan. Dengan sinergi antara LPTQ, Kemenag, dan pemerintah daerah, diharapkan kontingen Balangan mampu meraih prestasi gemilang dan mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi.


_Tahun_2026_IRFAN_(292)_wmcomp.jpg)
