Josh Widdicombe Ungkap Cara Tak Terduga Jadi Host Strictly Come Dancing
Baca dalam 60 detik
- Josh Widdicombe mengaku mendapatkan pekerjaan sebagai pembawa acara Strictly Come Dancing setelah mengirim pesan bercanda ke produser.
- Ia sebelumnya berteman dengan produser eksekutif Sarah James saat tampil di spesial Natal 2024, lalu mengirim teks ringan yang berujung pada tawaran serius.
- Keputusan ini diambil setelah ia pindah dari London ke Exeter, dan ia kini siap membawakan musim baru bersama Emma Willis dan Johannes Radebe.

Komedian Josh Widdicombe mengungkapkan bahwa ia mendapatkan posisi sebagai pembawa acara Strictly Come Dancing melalui cara yang tidak biasa: mengirim pesan teks bernada gurauan kepada salah satu produser acara tersebut. Pria yang dikenal lewat The Last Leg ini akan menjadi salah satu dari tiga host baru musim mendatang, bersama Emma Willis dan penari Johannes Radebe, menggantikan Tess Daly dan Claudia Winkleman.
Widdicombe menceritakan bahwa ia sudah menjalin hubungan baik dengan produser eksekutif Strictly, Sarah James, sejak berpartisipasi sebagai kontestan dalam spesial Natal 2024. Ketika mendengar acara itu sedang mencari pembawa acara pengganti, ia mengirim pesan singkat: "Baiklah, saya ambil pekerjaannya." Namun, karena tidak ada balasan langsung, ia sempat khawatir telah salah membaca situasi. Keesokan harinya, James baru membalas, dan beberapa bulan kemudian, Widdicombe dikejutkan dengan tawaran serius dari tim produksi.
Dalam wawancara dengan The Times, Widdicombe merenung, "Apakah saya secara tidak sadar memasukkan nama saya ke dalam ring melalui teks itu, yang mungkin merupakan langkah karier terbesar saya? Saya rasa itu akan saya bahas dengan terapis selama 20 tahun ke depan." Ia juga mengaku sempat ragu karena baru saja pindah rumah dari London ke Exeter bersama istri dan dua anaknya. "Kami baru pindah dari London ke Exeter, anak-anak bahagia di sekolah mereka. Apakah saya benar-benar ingin mengacak-acak hidup saya dan melakukan hal gila ini? Tentu saja saya mau," ujarnya.
Widdicombe menggambarkan pertemuannya dengan produser di sebuah hotel seperti adegan novel mata-mata, di mana ia perlu menyiapkan cerita sampul untuk audisi pertamanya. "Sudah ada kebocoran sebelumnya dan semuanya terasa seperti berada dalam novel John le Carré," katanya. Ia yakin audisi awalnya buruk dan terkejut ketika diminta kembali untuk uji coba bersama Emma dan Johannes. "Saya pikir saya payah. Semua yang saya katakan terasa palsu. Saya tidak tahu harus meletakkan tangan di mana," kenangnya. Namun, setelah dipasangkan dengan Emma dan Johannes, ia merasa semuanya klik. "Sejak kami bertemu, semua orang berada di gelombang yang sama, semua orang tertawa," tambahnya.
Setelah syuting acara peluncuran, Widdicombe semakin percaya diri. "Kemudian kami melakukan acara peluncuran dan saya seperti: 'Oh tidak, kami bagus dalam hal ini, ini menyenangkan'. Saya percaya diri. Saya bukan komedian payah, saya tahu itu. Pada malam peluncuran, kegembiraan di ruangan itu luar biasa. Itu salah satu tempat paling tidak sinis yang pernah saya datangi. Saya pikir orang terlalu fokus pada sisi negatif aneh yang terkait dengan Strictly, dan saya hanya berkata, 'Saya tidak akan menjadi bagian dari itu'," ujarnya.
"Apakah saya secara tidak sadar memasukkan nama saya ke dalam ring melalui teks itu, yang mungkin merupakan langkah karier terbesar saya? Saya rasa itu akan saya bahas dengan terapis selama 20 tahun ke depan."
— Josh Widdicombe
Kisah Widdicombe menyoroti dinamika industri hiburan Inggris yang semakin terbuka terhadap pendekatan personal dan keberanian mengambil risiko. Bagi publik Indonesia, fenomena ini bisa menjadi cermin bagaimana dunia penyiaran global terus berevolusi, terutama dalam memilih pembawa acara yang mampu menghadirkan chemistry dan kesegaran. Di saat industri kreatif Indonesia juga tengah mencari format dan wajah baru, keberanian untuk keluar dari zona nyaman—seperti yang dilakukan Widdicombe—menjadi pelajaran berharga.
Ke depan, penampilan Widdicombe bersama Emma Willis dan Johannes Radebe akan menjadi ujian apakah chemistry yang mereka bangun di balik layar mampu memikat penonton setia Strictly. Apakah pendekatan santai dan penuh kejutan ini akan menjadi tren baru dalam pemilihan host acara hiburan? Waktu yang akan menjawab, tetapi langkah Widdicombe setidaknya telah menunjukkan bahwa kadang peluang besar datang dari hal-hal tak terduga.



