Klarifikasi Britney Spears: Pihak Manajemen Sebut Laporan Insiden Pisau di Restoran "Sangat Konyol"
Baca dalam 60 detik
- Manajemen Britney Spears membantah laporan bahwa Britney mengamuk dengan pisau di sebuah restoran.
- Pisau tersebut digunakan hanya untuk memotong hamburger, dan suara keras adalah bagian dari ceritanya tentang anjing.
- Pihak Britney mengecam media karena mencoba mengulang narasi negatif seperti 20 tahun yang lalu.

Perwakilan Britney Spears secara tegas membantah laporan media yang menyebut sang penyanyi berperilaku tidak menentu di sebuah restoran di Sherman Oaks, Los Angeles. Pihak manajemen menyebut tuduhan bahwa Britney membahayakan pengunjung dengan pisau sebagai upaya berlebihan untuk menjatuhkan reputasi sang bintang.
Kronologi & Perbedaan Versi:
- Versi TMZ/Saksi Mata: Britney dilaporkan berteriak, "menggonggong", dan berjalan melewati restoran sambil memegang pisau. Jurnalis Jeff Sneider menyebut suasana saat itu "gila" dan membuat pengunjung ketakutan.
- Versi Manajemen Britney: Britney sedang makan malam tenang bersama asisten dan pengawalnya di Blue Dog Tavern. Suara keras yang terdengar diklaim sebagai cara Britney saat menceritakan kisah tentang anjingnya yang menggonggong pada tetangga.
- Terkait Pisau: Pihak perwakilan menegaskan bahwa Britney hanya memegang pisau untuk memotong hamburgernya menjadi dua, bukan untuk mengancam siapa pun.
Detail Kejadian di Blue Dog Tavern
Insiden ini terjadi hanya seminggu setelah Britney menghindari hukuman penjara atas dakwaan mengemudi di bawah pengaruh alkohol (DUI).
| Poin Laporan | Komentar Perwakilan |
|---|---|
| Perilaku Agresif | Hanya sedang bersemangat bercerita soal anjingnya. |
| Insiden Pisau | Digunakan secara wajar untuk memotong makanan. |
| Kehadiran Rokok | Staf restoran dilaporkan meminta rekan Britney mematikan rokok (tidak dibantah secara spesifik). |
| Komentar Asmara | Tidak ada tanggapan mengenai klaim "I love you" dan bermesraan. |
"Serangan terus-menerus terhadap semua yang ia lakukan ini sama persis dengan apa yang terjadi 20 tahun lalu ketika media mencoba menggambarkan Britney sebagai orang jahat. Ini konyol dan harus dihentikan sekarang," ujar juru bicara Britney Spears.
Klarifikasi ini muncul setelah jurnalis Jeff Sneider menulis di platform X bahwa insiden tersebut nyata dan bukan lelucon. Namun, pihak Britney tetap pada pendirian bahwa narasi yang dibangun media saat ini sangat mirip dengan perundungan media yang dialami Britney di masa lalu. Meskipun ada laporan mengenai perilaku "chaotic", beberapa saksi mata tetap mencatat bahwa peraih Grammy tersebut tetap "terlihat manis" selama berada di lokasi.



