Real Madrid tengah menikmati bulan madu yang luar biasa di bawah arahan Alvaro Arbeloa. Mantan bek tangguh Los Blancos tersebut, yang mengambil alih kemudi pasca-kepergian Xabi Alonso, berhasil membawa perubahan instan yang signifikan bagi performa tim. Laporan dari Madrid Universal pada 16 Februari 2026 menyoroti bagaimana Arbeloa kini berada di ambang sejarah besar, hanya terpaut sedikit lagi dari rekor awal kepemimpinan terbaik yang pernah dicatatkan oleh manajer Real Madrid mana pun.
Lima Kemenangan Beruntun dan Bayang-bayang Luxemburgo
Sejak menjabat sebagai manajer, Arbeloa telah membimbing Real Madrid meraih lima kemenangan beruntun di La Liga. Korban dari tren positif ini antara lain Levante, Villarreal, Rayo Vallecano, Valencia, dan Real Sociedad. Rentetan hasil gemilang ini tidak hanya mengembalikan kepercayaan diri di Santiago Bernabeu, tetapi juga menempatkan Arbeloa di posisi kedua untuk rekor awal terbaik. Ia kini hanya terpaut dua kemenangan lagi untuk menyamai rekor legendaris milik Vanderlei Luxemburgo (musim 2004-05) yang berhasil memenangkan tujuh pertandingan pertamanya secara berturut-turut.
Menariknya, Arbeloa bahkan melampaui catatan manajer-manajer besar sebelumnya. Carlo Ancelotti, yang dianggap sebagai salah satu yang tersukses dalam sejarah klub, memulai periodenya dengan tiga kemenangan, sementara Zinedine Zidane mencatatkan dua kemenangan di awal. Pencapaian Arbeloa sejauh ini juga mengungguli catatan Xabi Alonso di awal musim ini, yang sempat memenangkan enam pertandingan beruntun sebelum tren tersebut terhenti dalam derby Madrid. Keberhasilan Arbeloa dalam menjaga konsistensi tim di tengah tekanan tinggi membuktikan kapasitasnya sebagai pelatih masa depan yang sangat potensial bagi Madrid.
Ujian Konsistensi di Pekan Penentuan
Rekor sejarah kini sudah di depan mata bagi Arbeloa. Tantangan berikutnya bagi sang manajer adalah mempertahankan momentum kemenangan dalam dua laga liga mendatang. Jika berhasil melewati hadangan tersebut, Arbeloa tidak hanya akan mengukir namanya di buku sejarah klub, tetapi juga memberikan pesan kuat bagi para pesaing di La Liga bahwa Real Madrid di bawah kendalinya telah kembali ke jalur juara yang dominan. Dukungan penuh dari para pemain dan suporter di Bernabeu diharapkan menjadi tenaga tambahan bagi Arbeloa untuk merealisasikan ambisi bersejarah ini.




