Pekan Keenam BRI Super League: PSM vs Persebaya dan Ujian Berat Persib di Markas Madura United
Baca dalam 60 detik
- Tiga laga pekan keenam BRI Super League digelar Kamis (22/10/2026), dengan PSM Makassar menjamu Persebaya Surabaya dan Madura United menantang Persib Bandung.
- Persib datang dengan modal kemenangan tipis atas Persik Kediri, sementara Madura United belum terkalahkan sepanjang lima pekan pertama.
- Seluruh pertandingan disiarkan langsung di Indosiar dan Vidio, menjadi ajang pembuktian bagi tim-tim papan atas dalam menjaga konsistensi.

Pekan keenam BRI Super League 2026/2027 kembali menyajikan duel-duel sengit pada Kamis (22/10/2026). Tiga pertandingan digelar serentak, dengan sorotan utama tertuju pada bentrokan Madura United melawan Persib Bandung di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, serta laga PSM Makassar versus Persebaya Surabaya di Sulawesi Selatan.
PSM dan Persebaya akan membuka rangkaian pertandingan pada pukul 15.30 WIB. Kedua tim memiliki ambisi besar untuk meraih poin penuh guna memperbaiki posisi di klasemen. Pada waktu yang sama, Persik Kediri menjamu PSS Sleman di Stadion Brawijaya, Kediri. Laga ini menjadi peluang bagi kedua kesebelasan untuk bangkit dari hasil kurang memuaskan pada pekan-pekan sebelumnya.
Namun, perhatian publik sepak bola nasional tentu lebih terfokus pada duel malam nanti. Madura United, yang belum merasakan kekalahan hingga pekan kelima, akan menjamu Persib Bandung mulai pukul 19.00 WIB. Status tak terkalahkan membuat Laskar Sapeh Kerrab percaya diri tampil di hadapan pendukung sendiri. Sementara itu, Persib datang dengan modal kemenangan 1-0 atas Persik Kediri pekan lalu berkat gol tunggal Julio Cesar.
Bagi Persib, laga ini bukan sekadar ajang pembalasan atau penjaga gengsi. Kemenangan atas Madura United akan menjadi sinyal serius bahwa Maung Bandung siap bersaing di jalur juara. Namun, catatan impresif Madura United menunjukkan bahwa tim asuhan pelatih anyar ini memiliki soliditas yang sulit ditembus. Persib dituntut tampil disiplin sejak menit awal, terutama dalam mengantisipasi serangan balik cepat yang menjadi senjata andalan tuan rumah.
"Kami menghormati Madura United yang belum terkalahkan, tetapi kami datang untuk menang. Fokus kami adalah tiga poin," ujar seorang sumber internal Persib, menggambarkan mentalitas tim jelang laga.
Dari kacamata taktik, pertemuan ini mempertemukan dua filosofi berbeda. Madura United cenderung bermain sabar dengan memanfaatkan lebar lapangan, sementara Persib lebih suka menguasai bola dan membangun serangan dari lini tengah. Julio Cesar, yang menjadi pahlawan kemenangan pekan lalu, diprediksi kembali menjadi tumpuan di lini depan. Di kubu tuan rumah, lini belakang yang belum banyak kebobolan akan menjadi tembok yang harus dilewati Persib.
Pertandingan PSM vs Persebaya juga tak kalah menarik. Kedua tim merupakan mantan juara yang tengah berjuang menemukan konsistensi. PSM, dengan dukungan penuh suporter di Stadion Andi Mattalatta, akan berusaha memanfaatkan faktor kandang. Persebaya, di sisi lain, membawa misi bangkit setelah hasil kurang memuaskan dalam beberapa laga terakhir. Duel ini diprediksi berlangsung ketat mengingat kualitas individu pemain di kedua kubu relatif seimbang.
Sementara itu, Persik Kediri vs PSS Sleman menjadi ajang pembuktian bagi tim-tim yang ingin menghindari zona bawah. Persik yang pekan lalu tumbang di tangan Persib tentu ingin memanfaatkan laga kandang untuk meraih poin penuh. PSS Sleman, yang dikenal dengan permainan kolektif, akan berusaha mencuri poin di markas lawan.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, pekan keenam ini menjadi momen penting untuk mengukur peta kekuatan tim-tim papan atas. Madura United yang masih sempurna akan diuji oleh tim tradisional seperti Persib. Sementara itu, PSM dan Persebaya berusaha membuktikan bahwa mereka masih layak diperhitungkan dalam perburuan gelar. Pertanyaan besarnya: akankah Madura United mempertahankan rekor tak terkalahkan, atau justru Persib yang mematahkannya?



