Nicko McBrain Siap Rekaman dengan Iron Maiden Asal Drumnya Lebih Sederhana
Baca dalam 60 detik
- Nicko McBrain menyatakan kesediaannya untuk kembali ke studio bersama Iron Maiden, dengan catatan ia hanya mampu memainkan bagian drum yang lebih sederhana pasca stroke ringan.
- Keputusan pensiun dari tur pada 2024 telah dipertimbangkan sejak 2019, dan stroke mempercepat proses tersebut.
- Para penggemar di Indonesia berharap formasi klasik dapat menghasilkan karya baru, meski ada penyesuaian teknis.

Drummer legendaris Iron Maiden, Nicko McBrain, membuka peluang untuk kembali merekam bersama band setelah ia memutuskan mundur dari tur pada 2024. Namun, pria berusia 74 tahun itu menegaskan bahwa ia hanya akan mengambil bagian drum jika aransemennya tidak terlalu rumit, menyusul stroke ringan yang dialaminya pada 2023.
Dalam wawancara dengan majalah Metal Hammer, McBrain mengungkapkan bahwa ia akan sangat senang jika diundang lagi ke studio oleh Bruce Dickinson dan kawan-kawan. "Jika Iron Maiden masuk studio, saya akan dengan senang hati bergabung kembali. Tapi itu harus sesuatu yang lebih sederhana," ujarnya. Ia mencontohkan lagu seperti "Stranger In A Strange Land" atau "Wasted Years" sebagai materi yang mungkin masih bisa ia mainkan.
Keputusan untuk mundur dari tur sebenarnya sudah lama ia pertimbangkan. McBrain mengaku bahwa saat merekam album Senjutsu pada 2018-2019, ia sudah berpikir untuk pensiun setelah tur album tersebut. Namun, pandemi COVID-19 mengubah rencana, dan ia kemudian terlibat dalam tur Legacy of the Beast serta The Future Past. Stroke yang dialaminya pada 2023 mempercepat keputusan tersebut. "Itu seperti cherry di atas kue," kenangnya, seraya menambahkan bahwa ia merasa tidak adil untuk terus memaksakan diri.
Meski tidak lagi tampil di panggung, McBrain tidak menutup pintu untuk kontribusi di studio. Ia menyadari bahwa kemampuan fisiknya tidak lagi sama, tetapi semangat bermusiknya tetap menyala. Para personel Iron Maiden, terutama Steve Harris, disebutnya sangat mendukung keputusan tersebut. McBrain juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada rekan-rekan band dan tim manajemen yang telah mendukungnya selama masa sulit.
Bagi penggemar di Indonesia, kabar ini membawa harapan sekaligus tantangan. Iron Maiden memiliki basis penggemar fanatik di Tanah Air, dan kehadiran McBrain dalam rekaman baru akan menjadi nilai nostalgia tersendiri. Namun, penyesuaian teknis yang ia sebutkan menunjukkan bahwa usia dan kondisi kesehatan menjadi faktor yang tak terelakkan. Jika benar-benar terwujud, ini bisa menjadi momen langka di mana seorang musisi legendaris kembali ke studio dengan keterbatasan fisik.
"Saya sudah memikirkannya sejak lama. Ini keputusan yang sulit, tetapi saya sudah mempersiapkannya jauh sebelum menjadi publik," ujar McBrain.
Ke depan, apakah Iron Maiden akan benar-benar mengajak McBrain untuk rekaman? Atau justru formasi baru akan terus berjalan tanpanya? Yang jelas, dedikasi McBrain terhadap musik dan bandnya tidak pernah surut, meski ia harus beradaptasi dengan realitas baru.



