Scooter Braun Pamerkan 'Kemitraan Sejati' dengan Sydney Sweeney di Ultah ke-29, Rumor Lamaran Menguat
Baca dalam 60 detik
- Scooter Braun merayakan ulang tahun Sydney Sweeney yang ke-29 dengan unggahan romantis di Instagram, menyebut aktris itu 'pengecualian dari setiap aturan'.
- Sumber terdekat mengklaim Braun berencana melamar Sweeney dalam enam bulan ke depan, menyebutnya sebagai 'Marilyn Monroe modern'.
- Hubungan yang terjalin sejak September 2025 ini semakin serius, dengan Sweeney sebelumnya mengaku telah 'tersenyum lagi' berkat Braun.

Manajer musik ternama Scooter Braun kembali menjadi sorotan setelah memberikan penghormatan ulang tahun yang sangat personal kepada kekasihnya, aktris Sydney Sweeney, yang genap berusia 29 tahun pada 12 September. Dalam unggahan Instagram, Braun tidak sekadar mengucapkan selamat; ia mendeskripsikan Sweeney sebagai "pengecualian dari setiap aturan" dan menekankan bahwa hubungan mereka adalah "kemitraan sejati" yang mengubah cara ia memandang hidup.
Unggahan tersebut menyertakan video pasangan itu menari di depan sebuah kastil, momen yang menurut Braun terjadi secara spontan. "Kamu membuat saya tersenyum lebih lebar, tertawa lebih keras, lebih banyak berpetualang, dan bermimpi lebih besar," tulisnya dalam keterangan foto. Ia juga menyebut bahwa tawa kecil bisa mengubah seluruh hari, dan mengaku tidak masalah jika hubungan mereka terlihat sedikit cheesy. "Ada sejuta hal yang bisa saya katakan, tapi yang paling penting hanya untukmu," tambahnya.
Pernyataan Braun ini bukan sekadar ucapan ulang tahun biasa. Sejak pertama kali terlihat bersama pada September 2025, hubungan mereka memang terus menjadi bahan perbincangan. Sweeney, yang dikenal lewat perannya di serial Euphoria dan film The Housemaid, sebelumnya juga pernah menulis pesan ulang tahun untuk Braun pada Juni lalu. Saat itu ia menyebut Braun sebagai "pria dengan hati terbesar" dan berterima kasih karena telah membuatnya "tersenyum lagi". "Pria baik itu langka. Pria sepertimu hanya sekali seumur hidup," tulis Sweeney kala itu.
Rumor tentang niat serius Braun semakin menguat setelah kolom Page Six dari New York Post melaporkan bahwa ia berencana melamar Sweeney dalam waktu dekat. Seorang sumber bahkan menyebut Braun memandang Sweeney sebagai "Marilyn Monroe modern" dan berusaha keras mewujudkan pernikahan. "Dia akan terus fokus pada Sydney sampai wanita itu menikah dengannya," ujar sumber tersebut, seraya menambahkan bahwa Braun tak segan menyewa jet pribadi untuk mengikuti jadwal Sweeney.
Meski demikian, baik Braun maupun Sweeney belum memberikan konfirmasi resmi mengenai rencana pernikahan. Braun sendiri pernah menyebut Sweeney sebagai "wanita luar biasa" dalam sebuah podcast, tanpa menyebut namanya secara langsung. Ia menggambarkan sosok tersebut sebagai pribadi yang baik, murah hati, cerdas, dan membumi. Braun juga mengaku menonton musim terbaru Euphoria untuk melihat penampilan Sweeney, meski ia sadar penilaiannya subjektif. "Saya bias, saya suka. Menurut saya ada penampilan yang luar biasa dari aktris tertentu," katanya.
Bagi publik Indonesia, kisah ini mungkin terasa jauh dari hiruk-pikuk domestik. Namun, fenomena selebritas global seperti Braun dan Sweeney tetap memiliki dampak tidak langsung terhadap industri hiburan Tanah Air. Perhatian yang besar terhadap kehidupan pribadi selebritas internasional sering kali memengaruhi pola konsumsi media sosial dan tren konten di platform digital. Selain itu, hubungan mereka juga mencerminkan bagaimana batas antara manajemen karier dan kehidupan pribadi semakin kabur di era ekonomi perhatian. Braun, yang dikenal sebagai manajer di balik kesuksesan Justin Bieber dan Ariana Grande, tentu paham betul cara mengelola narasi publik. Setiap unggahan dan pernyataannya berpotensi menjadi bahan bakar pemberitaan, yang pada gilirannya memperkuat brand personal keduanya.
Yang menarik, perjalanan hubungan ini juga menyoroti dinamika kekuasaan dan gender di industri hiburan. Sweeney, yang usianya 16 tahun lebih muda dari Braun, berada di puncak karier aktingnya, sementara Braun adalah figur mapan di balik layar. Publik pun bertanya-tanya apakah hubungan mereka murni romansa atau juga bagian dari strategi citra. Namun, tanpa bukti konkret, spekulasi semacam itu tetap menjadi konsumsi media sensasional.
Ke depan, apakah benar Braun akan melamar dalam waktu dekat? Ataukah ini hanya bagian dari siklus pemberitaan yang akan mereda setelah ulang tahun? Yang jelas, perhatian publik terhadap pasangan ini belum akan surut dalam waktu dekat. Bagi Sweeney, tahun ke-29 bisa jadi babak baru, baik dalam karier maupun kehidupan pribadi. Dan bagi Braun, ia tampaknya ingin memastikan bahwa "kemitraan sejati" yang ia banggakan bukan sekadar kata-kata manis di media sosial.



