Tom Hardy Tetap Bertahan di MobLand: Paramount+ Umumkan Musim Ketiga di Tengah Kisruh di Balik Layar
Baca dalam 60 detik
- Paramount+ secara resmi memperbarui MobLand untuk musim ketiga, mengonfirmasi Tom Hardy kembali sebagai Harry Da Souza bersama Pierce Brosnan dan Helen Mirren.
- Keputusan ini muncul setelah laporan sebelumnya tentang ketegangan antara Hardy dan kru produksi, yang disebut-sebut telah diselesaikan melalui pertemuan di London.
- Musim kedua MobLand akan tayang perdana secara global pada 18 September, dengan musim ketiga dijadwalkan menyusul, menjanjikan konflik yang lebih intens dalam keluarga kriminal Harrigan.

Tom Hardy dipastikan tetap memerankan tokoh fiksernya, Harry Da Souza, dalam serial kriminal MobLand untuk musim ketiga. Kepastian ini diumumkan langsung oleh Paramount+ pada Kamis (3/9/2026), sekaligus mengakhiri spekulasi panjang mengenai masa depan aktor Inggris berusia 48 tahun itu di tengah kabar ketegangan di balik layar.
Pengumuman tersebut datang sebelum musim kedua MobLand bahkan tayang perdana. Paramount+ telah menjadwalkan perilisan sepuluh episode musim kedua secara global pada 18 September, dengan episode baru tayang setiap minggu hingga 20 November. Keputusan untuk memperpanjang serial ini hingga musim ketiga menunjukkan keyakinan kuat platform streaming itu terhadap daya tarik drama kriminal yang digarap Guy Ritchie sebagai produser eksekutif.
Kabar kembalinya Hardy sempat diragukan setelah Variety pada Mei lalu melaporkan bahwa aktor tersebut diperkirakan hengkang setelah menyelesaikan syuting musim kedua. Ketegangan disebut muncul antara Hardy dengan penulis skenario sekaligus produser eksekutif Jez Butterworth dan produser David Glasser. Namun, pertemuan di London antara Hardy dan para produser dikabarkan berhasil mencairkan suasana, membuka jalan bagi sang aktor untuk kembali. Guy Ritchie, yang menyutradarai dua episode pertama, juga disebut terlibat dalam upaya mediasi tersebut.
Dalam MobLand, Hardy berperan sebagai Harry Da Souza, seorang "fixer" jalanan yang cerdik dan disegani, yang bekerja untuk keluarga kriminal Harrigan yang dipimpin oleh Conrad (Pierce Brosnan) dan Maeve (Helen Mirren). Musim kedua akan menampilkan keluarga Harrigan yang berusaha menjaga kesatuan di tengah ancaman rival yang menggoyahkan kerajaan kriminal mereka yang sudah retak. Paramount+ menggambarkan bahwa Harry harus berjalan di atas tali yang berbahaya ketika ketegangan di dalam keluarga semakin memuncak.
Bagi penggemar di Indonesia, kelanjutan MobLand menjadi kabar baik di tengah menjamurnya serial kriminal bergaya mafia di platform streaming. Kesuksesan serial seperti Peaky Blinders, yang juga dibintangi Hardy sebagai Alfie Solomons, menunjukkan bahwa pasar Asia Tenggara, termasuk Indonesia, memiliki apresiasi tinggi terhadap genre ini. Langkah Paramount+ yang memperpanjang kontrak sebelum musim kedua tayang juga menjadi sinyal kuat bahwa mereka yakin serial ini akan kembali menjadi perbincangan, sejalan dengan tren konsumsi konten kriminal yang terus meningkat di kawasan.
Di luar MobLand, Hardy juga baru-baru ini menyita perhatian lewat album rap yang dirilis di bawah nama panggung lamanya, Frankie Pulitzer. Album kolaborasinya dengan grup hip-hop Czarface, bertajuk Czarface Meets Frankie Pulitzer, dirilis pada Agustus lalu dan menampilkan musisi seperti Busta Rhymes dan Method Man. Uniknya, dalam album berisi 15 lagu tersebut, Hardy membacakan bagian dari drama Shakespeare, Richard III, menggunakan suara khas yang ia pakai saat memerankan Bane di The Dark Knight Rises.
Karier Hardy memang dipenuhi karakter-karakter tangguh, dari Alfie Solomons di Peaky Blinders, Bane di film Batman arahan Christopher Nolan, hingga Max Rockatansky di Mad Max: Fury Road. Namun, fokus utamanya saat ini tetap pada MobLand. Musim kedua serial ini akan kembali menampilkan Pierce Brosnan dan Helen Mirren sebagai Conrad dan Maeve, dengan alur yang menjanjikan perebutan kekuasaan yang semakin sengit seiring kekerasan dan perpecahan yang mengancam keluarga Harrigan dari dalam maupun luar.
Dengan konfirmasi musim ketiga, pertanyaan besarnya kini bukan lagi apakah Hardy akan bertahan, melainkan bagaimana para kreator akan mengembangkan konflik keluarga Harrigan tanpa kehilangan tensi yang membuat MobLand menarik. Mampukah serial ini mempertahankan kualitasnya di tengah perubahan di balik layar? Penonton akan segera mendapat jawabannya saat musim kedua tayang bulan depan.



