Roma Lepas El Aynaoui ke Leipzig: Pinjaman dengan Opsi Beli, Total 32 Juta Euro
Baca dalam 60 detik
- Gelandang Maroko Neil El Aynaoui resmi dipinjamkan ke RB Leipzig dengan opsi pembelian permanen senilai hingga 32 juta euro.
- Kesepakatan ini terjadi setelah negosiasi sempat alot di menit-menit akhir bursa transfer, terutama soal persyaratan pribadi pemain.
- Langkah ini membuka ruang bagi Roma untuk mendatangkan pemain baru, meski upaya merekrut Jamie Leweling dari Stuttgart gagal.

AS Roma akhirnya mengonfirmasi pelepasan gelandang asal Maroko, Neil El Aynaoui, ke RB Leipzig dengan skema pinjaman berbayar serta opsi pembelian permanen. Nilai total kesepakatan ini diperkirakan mencapai 30โ32 juta euro, sebuah angka yang mencerminkan kepercayaan klub Bundesliga itu terhadap potensi pemain berusia 24 tahun tersebut.
Kesepakatan ini nyaris gagal di penghujung bursa transfer musim dingin. El Aynaoui sempat terbang ke Jerman untuk menjalani tes medis, namun laporan dari media Prancis menyebut adanya kendala dalam negosiasi kontrak personal yang berpotensi membatalkan transfer. Beruntung, kedua pihak akhirnya menemui titik temu pada malam hari, dan pemain menandatangani kontraknya.
Menurut laporan yang beredar, Roma akan menerima biaya pinjaman sebesar 4 juta euro, dengan opsi pembelian di akhir musim yang bernilai 25โ28 juta euro termasuk bonus. Jika opsi ini dieksekusi, total dana yang masuk ke kas Roma akan menjadi 29โ32 juta euro, sedikit di atas nilai investasi mereka saat membeli El Aynaoui dari RC Lens musim panas lalu, yaitu 23,5 juta euro plus persentase penjualan di masa depan.
Keputusan melepas El Aynaoui tidak lepas dari minimnya menit bermain yang ia dapatkan di Olimpico. Sejak diboyong dari Lens, pemain internasional Maroko itu hanya tampil dalam 35 pertandingan kompetitif dan mencetak dua gol. Persaingan ketat di lini tengah Roma membuatnya kesulitan menembus skuad utama, sehingga pindah ke Leipzig dianggap sebagai langkah tepat untuk mengembangkan kariernya.
Di sisi lain, hari terakhir bursa transfer Roma tidak berjalan mulus. Klub ibu kota itu sempat mengincar Jamie Leweling dari VfB Stuttgart dengan tawaran 35 juta euro, namun negosiasi berlarut-larut hingga akhirnya batal. Selain itu, Roma menolak tawaran Chelsea untuk Manu Kone, karena pelatih Gian Piero Gasperini memveto penjualan pemain asal Prancis tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa meski melepas El Aynaoui, Roma tetap berusaha mempertahankan kekuatan skuadnya.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, kepindahan El Aynaoui ke Leipzig menarik untuk disimak karena klub Bundesliga tersebut kerap menjadi batu loncatan bagi pemain Afrika untuk bersinar di Eropa. Kehadirannya di Leipzig juga akan menambah warna persaingan di lini tengah, sekaligus menjadi ujian bagi El Aynaoui untuk membuktikan kualitasnya setelah masa sulit di Serie A. Dengan durasi pinjaman hingga akhir musim, ia memiliki waktu untuk menunjukkan performa terbaiknya demi mengamankan tempat permanen di skuad asuhan Marco Rose.
Ke depan, pertanyaan besarnya adalah apakah Leipzig akan menebus opsi pembelian tersebut. Jika El Aynaoui mampu tampil konsisten dan membantu tim bersaing di papan atas Bundesliga serta Liga Champions, bukan tidak mungkin klub Jerman itu akan mengaktifkan klausul pembelian. Di sisi lain, Roma berharap nilai transfer yang lebih tinggi bisa didapat jika Leipzig memutuskan untuk mempermanenkannya, mengingat potensi keuntungan dari penjualan tersebut dapat digunakan untuk memperkuat tim di bursa mendatang.



