Borna Sosa Kembali ke Bundesliga: Pinjaman ke Cologne Jadi Senjata Baru di Lini Kiri
Baca dalam 60 detik
- Bek kiri asal Kroasia, Borna Sosa, resmi dipinjamkan Crystal Palace ke Cologne hingga akhir musim 2026/27.
- Sosa, yang pernah membela Stuttgart selama lima tahun, diharapkan menambah daya serang Cologne dengan umpan silang dan agresivitasnya.
- Debut potensialnya terjadi Jumat ini melawan Stuttgart, mantan klubnya, dalam lanjutan Bundesliga.

Bek kiri internasional Kroasia, Borna Sosa, resmi bergabung dengan FC Cologne dengan status pinjaman dari Crystal Palace hingga akhir musim 2026/27. Kepulangan pemain berusia 28 tahun itu ke kancah Bundesliga langsung disambut antusias oleh publik klub berjuluk "The Billy Goats" tersebut, yang berharap pengalamannya di Jerman mampu memperkuat lini pertahanan sekaligus memberi variasi serangan.
Sosa bukan nama asing bagi penggemar Bundesliga. Sebelum merantau ke Inggris, ia menghabiskan lima tahun bersama VfB Stuttgart sejak 2018 hingga 2023, mencatatkan 115 penampilan. Selama di Stuttgart, ia dikenal sebagai bek kiri modern dengan kemampuan menyerang yang impresif, terutama berkat kaki kirinya yang akurat dalam mengirim umpan silang. Kini, ia kembali ke kompetisi yang membesarkan namanya, dan Cologne berharap kedatangannya menjadi pembeda di sisa musim.
Direktur olahraga Cologne, Thomas Kessler, menyambut baik kedatangan Sosa. Menurutnya, kepribadian Sosa sangat cocok dengan skuat yang ada, dan pengalamannya akan memberikan dampak positif tidak hanya di lapangan, tetapi juga di ruang ganti. "Dengan kaki kirinya yang kuat, keinginannya untuk maju, dan kualitas umpan silangnya, ia memberi kami opsi berbeda dalam permainan," ujar Kessler seperti dikutip laman resmi klub. Sosa sendiri mengaku sudah mengikuti perkembangan Cologne musim ini dan tak sabar merasakan atmosfer stadion yang menurutnya salah satu yang terbaik di liga.
Kepindahan ini menambah daftar panjang belanja Cologne pada bursa transfer musim panas. Sosa menjadi pemain keduabelas yang direkrut klub asuhan René Wagner. Langkah agresif ini menunjukkan ambiisi Cologne untuk tampil kompetitif setelah musim lalu yang kurang memuaskan. Sejauh ini, start mereka cukup menjanjikan: menang 2-1 atas Würzburger Kickers di putaran pertama DFB Pokal, dan kemenangan dramatis 3-2 melawan Hoffenheim di laga perdana Bundesliga. Kini, semua mata tertuju pada laga Jumat mendatang, di mana Sosa berpeluang menjalani debut melawan mantan klubnya, Stuttgart.
Bagi pengamat sepak bola Jerman, kepulangan Sosa bukan sekadar tambahan pemain. Ia adalah profil bek sayap yang langka: disiplin bertahan, tetapi juga produktif menyerang. Selama di Stuttgart, ia kerap menjadi sumber assist dan menciptakan peluang dari sisi kiri. Kehadirannya di Cologne diharapkan bisa mengatasi kebuntuan serangan yang kerap dialami tim saat menghadapi pertahanan rapat. Namun, tantangan terbesarnya adalah adaptasi cepat setelah minim menit bermain di Inggris. Hanya 18 penampilan dalam dua tahun di Palace membuat kebugarannya dipertanyakan, meski ia tetap dipanggil timnas Kroasia.
Dari perspektif Indonesia, pergerakan pemain di liga top Eropa seperti Bundesliga selalu menarik untuk diikuti, terutama bagi para penggemar yang kerap menjadikan liga Jerman sebagai tontonan alternatif selain Premier League. Gaya bermain Sosa yang atraktif bisa menjadi tontonan menarik, sekaligus inspirasi bagi bek kiri muda Indonesia yang bercita-cita berkarier di Eropa. Selain itu, dengan banyaknya pemain Asia Tenggara yang mulai merambah liga Eropa, kisah Sosa yang kembali ke liga yang ia kuasai setelah gagal di Inggris bisa menjadi pelajaran berharga tentang pentingnya memilih klub yang sesuai dengan gaya bermain.
Pertanyaan besarnya kini: akankah Sosa langsung tampil memukau dan membawa Cologne merangkak naik ke papan atas klasemen? Atau justru ia akan kembali kesulitan bersaing seperti di Inggris? Laga kontra Stuttgart akan menjadi ujian awal yang menarik untuk melihat sejauh mana kualitasnya masih terjaga. Satu hal yang pasti, kembalinya Sosa menambah warna persaingan Bundesliga musim ini.



