Arsenal Kejar Malick Fofana di Menit Akhir: Jawaban atas Krisis Lini Serang?
Baca dalam 60 detik
- Arsenal membuka negosiasi dengan Lyon untuk merekrut Malick Fofana sebelum bursa transfer ditutup, dengan banderol yang diminta klub Prancis mencapai ยฃ34 juta.
- Penampilan buruk Christos Tzolis saat melawan Aston Villa menjadi pemicu utama keputusan Arsenal untuk bergerak cepat di bursa, mengingat lini serang mereka dianggap belum cukup tajam.
- Jika transfer ini terwujud, Fofana akan menjadi opsi baru di sayap kiri, sekaligus menambah kedalaman skuad asuhan Mikel Arteta untuk persaingan gelar musim ini.

LONDON โ Arsenal dikabarkan tengah bernegosiasi dengan Lyon untuk mendatangkan winger Belgia, Malick Fofana, hanya beberapa jam sebelum bursa transfer musim panas ditutup. Langkah ini muncul setelah penampilan mengecewakan Christos Tzolis saat melawan Aston Villa, yang membuat lini serang The Gunners kembali menjadi sorotan.
Dalam laga yang berakhir 1-0 untuk kemenangan Arsenal, Bukayo Saka menjadi pahlawan melalui golnya di babak kedua. Namun, di balik tiga poin tersebut, performa Tzolis di sayap kiri jauh dari kata memuaskan. Pemain asal Yunani itu gagal melepaskan satu pun tembakan, tidak pernah menuntaskan dribel, dan tiga umpan silangnya tidak menemui sasaran. Alhasil, ia ditarik keluar pada babak pertama dan digantikan Eberechi Eze.
Kegagalan Tzolis ini menjadi ironi, mengingat ia tampil impresif sejak bergabung dengan nilai transfer ยฃ34 juta. Dalam pramusim, ia mencatat tiga kontribusi gol, plus dua assist saat Arsenal menjuarai Community Shield. Namun, tekanan fisik yang dilancarkan Matty Cash, bek kanan Aston Villa, terbukti mampu mematikan pergerakannya. Situasi ini mempertegas kekhawatiran pendukung yang sejak awal meminta manajemen mendatangkan pemain depan baru.
Direktur olahraga Arsenal, Andrea Berta, memang telah berupaya keras merekrut nama besar seperti Morgan Rogers atau Vinicius Junior. Namun, tawaran Chelsea sebesar ยฃ117 juta untuk Rogers membuat Arsenal mundur, sementara Vinicius memilih memperpanjang kontrak di Real Madrid. Kini, target beralih ke Julian Alvarez yang peluangnya dinilai tipis, dan Malick Fofana menjadi opsi paling realistis.
Menurut jurnalis transfer Fabrizio Romano, Arsenal telah membuka pembicaraan dengan Lyon dan berusaha menurunkan harga yang diminta. Meski belum ada kesepakatan, sang pemain dikabarkan sangat antusias bergabung. Fofana, yang baru berusia 21 tahun, bukanlah nama selebritas, tetapi memiliki profil menarik: ia termasuk dalam lima persen winger terbaik di Eropa untuk progressive carries per 90 menit, dengan catatan 5,33 โ bahkan lebih baik dari Saka yang mencatat 5,07 pada musim yang sama.
Musim lalu, Fofana sempat terganggu cedera pergelangan kaki dan hanya mencetak dua gol serta satu assist. Namun, pada 2024/25, ia bangkit dengan 11 gol dan enam assist bersama Lyon. Kecepatan dan keberaniannya dalam membawa bola menjadi daya tarik utama. Analis asal Prancis, Matt Spiro, menggambarkannya sebagai pemain yang "suka berlari menghadapi lawan" dan akan menjadi tambahan yang menarik bagi Arsenal.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, pergerakan Arsenal di bursa ini menarik untuk disimak, terutama karena kompetisi Premier League selalu menjadi tontonan utama. Jika Fofana resmi berseragam Meriam London, ia akan bersaing dengan Gabriel Martinelli yang kabarnya hengkang ke Arab Saudi, serta memberikan opsi segar di lini serang. Namun, keputusan ini juga menunjukkan bahwa Arsenal tidak lagi bersedia membayar mahal untuk pemain bintang, melainkan mencari nilai yang lebih efisien.
Pertanyaannya, apakah Fofana mampu langsung beradaptasi dengan kerasnya Premier League? Pengalaman Tzolis yang kesulitan menghadapi pressing ketat menjadi pelajaran berharga. Dengan waktu yang semakin menipis, keputusan Arsenal dalam beberapa jam ke depan akan menentukan apakah mereka serius bersaing memperebutkan gelar juara musim ini.



