Leeds United Kian Dekat Rekrut Melvin Bard: Bek Serba Bisa Incaran West Ham
Baca dalam 60 detik
- Leeds United dikabarkan telah mencapai kesepakatan dengan OGC Nice untuk meminjam Melvin Bard dengan opsi pembelian senilai ยฃ4 juta.
- Bek kiri berusia 25 tahun itu dianggap sebagai solusi fleksibel untuk lini pertahanan Leeds, mampu bermain sebagai bek tengah dan bek kiri.
- Kedatangan Bard diharapkan memperkuat skuad Leeds yang tengah bersaing di papan atas Premier League, meski harus bersaing dengan pemain bertahan yang sudah mapan.

Leeds United dilaporkan semakin dekat untuk mengamankan jasa bek kiri OGC Nice, Melvin Bard, setelah proposal pinjaman dengan opsi pembelian diajukan dan diterima oleh klub Ligue 1 tersebut. Langkah ini menjadi sinyal ambisi Leeds untuk memperdalam skuad di tengah persaingan ketat Premier League musim ini.
Menurut laporan media Prancis, L'Equipe, Leeds menawarkan biaya pinjaman sebesar โฌ1 juta dengan opsi pembelian permanen senilai โฌ5 juta atau sekitar ยฃ4 juta. Kesepakatan ini disebut-sebut hampir final, dan pemain berusia 25 tahun itu dikabarkan akan segera terbang ke Inggris untuk menjalani tes medis di Elland Road. Kabar ini juga dibenarkan oleh jurnalis Mike McGrath yang menyebut Bard tengah dalam perjalanan ke Inggris.
Bard, yang diwakili oleh agen yang sama dengan bek Leeds, Joe Rodon, dikenal sebagai pemain bertahan serba bisa. Meski berposisi asli sebagai bek kiri, ia juga mampu ditempatkan sebagai bek tengah. Fleksibilitas ini menjadi nilai tambah bagi pelatih Daniel Farke, yang tengah mencari opsi tambahan di lini belakang. Dengan kehadirannya, persaingan untuk tempat di starting XI semakin ketat, mengingat Leeds telah memiliki nama-nama seperti Muharemovic, Bijol, Rodon, dan Elvedi di sektor pertahanan.
Musim ini, Leeds United menunjukkan performa impresif di awal kompetisi. Dari tiga pertandingan di semua ajang, mereka meraih dua kemenangan dan satu hasil imbang, hanya kebobolan satu gol. Catatan solid ini membuat persaingan untuk merebut posisi inti menjadi semakin sulit, namun kehadiran Bard diharapkan mampu memberikan kedalaman skuad yang dibutuhkan untuk menjaga konsistensi.
Bard bukanlah nama asing di pentas Ligue 1. Ia telah mencatatkan 168 penampilan di kompetisi kasta tertinggi Prancis bersama Nice dan Lyon. Pada musim lalu, ia mencatatkan rata-rata 1,5 intersep per pertandingan, tertinggi kedua di skuad Nice. Rekan setimnya di Nice, Ali Abdi, bahkan memuji kualitas Bard dan menilai ia layak mendapat panggilan timnas Prancis. "Melvin tampil luar biasa. Dia pemain yang bekerja keras dan pantas mendapat kesempatan," ujar Abdi.
Ketertarikan pada Bard tidak hanya datang dari Leeds. West Ham United dan Coventry City juga dikabarkan mengajukan tawaran. Namun, Leeds disebut lebih unggul karena mampu meyakinkan pemain dan klub asal Prancis tersebut. Meski West Ham sempat menjadi pesaing serius, faktor proyek olahraga dan kepastian menit bermain di Leeds dinilai menjadi daya tarik utama.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, kepindahan Bard ke Leeds menarik untuk disimak karena Premier League selalu menjadi liga dengan penggemar terbanyak di Tanah Air. Kehadiran pemain berkualitas seperti Bard diharapkan semakin meningkatkan daya saing Leeds, yang musim lalu sempat terdegradasi ke Championship namun langsung promosi kembali. Kini, Leeds tengah berusaha membangun skuad yang kompetitif untuk bertahan di kasta tertinggi.
Dengan pengalaman dan fleksibilitasnya, Bard bisa menjadi investasi jangka panjang yang cerdas bagi Leeds. Namun, pertanyaan besarnya adalah apakah ia mampu beradaptasi dengan cepat dengan ritme permainan Inggris yang lebih fisik dan cepat. Jika berhasil, ia tidak hanya akan memperkuat lini belakang Leeds, tetapi juga bisa menjadi aset berharga di masa depan.



