Liverpool Beralih ke Endrick: Solusi Jangka Panjang atau Sekadar Spekulasi?
Baca dalam 60 detik
- The Reds dikabarkan telah melakukan pendekatan ke Real Madrid untuk meminang Endrick di hari terakhir bursa transfer.
- Keputusan ini muncul di tengah rencana merekrut Ismaila Sarr yang dinilai kurang ambisius oleh sebagian suporter.
- Jika terwujud, Endrick bisa menjadi investasi jangka panjang yang sepadan dengan nilai transfernya yang diperkirakan tinggi.

Liverpool dilaporkan telah membuka komunikasi dengan Real Madrid terkait kemungkinan mendatangkan penyerang muda Brasil, Endrick, di tengah upaya mereka mencari pengganti Mohamed Salah yang hengkang ke Trabzonspor. Langkah ini muncul di saat The Reds juga dikaitkan dengan Ismaila Sarr dari Crystal Palace, namun opsi terakhir dinilai kurang ambisius oleh sebagian pendukung.
Kepergian Salah setelah sembilan musim menjadi pukulan telak bagi Liverpool. Selama berseragam merah, pemain asal Mesir itu mencetak 257 gol dan 123 assist, mempersembahkan dua gelar Premier League serta satu trofi Liga Champions. Statistik tersebut menegaskan betapa besarnya lubang yang harus diisi, dan manajemen klub pun dihadapkan pada dilema antara solusi instan atau investasi jangka panjang.
Ismaila Sarr, yang musim lalu mencetak 21 gol bersama Crystal Palace, memang menawarkan pengalaman dan kecepatan. Namun, banderol ยฃ75 juta yang dipatok The Eagles untuk pemain berusia 28 tahun itu dianggap terlalu mahal untuk pemain yang berpotensi hanya menjadi penghuni sementara. Di sisi lain, Endrick yang baru berusia 20 tahun diyakini memiliki potensi luar biasa, bahkan sempat dijuluki "Ronaldo baru" karena kemiripan gaya bermainnya dengan Ronaldo Nazario.
Menurut laporan Liverpool Echo, The Reds telah melakukan pendekatan resmi kepada Real Madrid, tetapi Los Blancos enggan melepas pemain yang mereka rekrut dengan mahar besar dari Palmeiras tersebut. Spekulasi nilai transfer ยฃ56 juta disebut tidak realistis; Madrid diperkirakan akan meminta lebih. Mantan pelatih Real Madrid dan Brasil, Vanderlei Luxemburgo, pernah menyebut Endrick "memiliki semua kualitas untuk menjadi pemain terbaik dunia", meski menit bermainnya di Santiago Bernabeu sangat terbatas.
Peminjaman singkat ke Lyon pada paruh kedua musim lalu membuktikan bahwa Endrick mampu beradaptasi di liga yang berbeda. Jika Liverpool serius, mereka harus bersaing dengan klub-klub besar lain yang juga memantau situasi pemain tersebut. Keputusan ini juga menjadi ujian bagi direktur olahraga Richard Hughes yang tengah berupaya memperkuat skuad di tengah tekanan suporter.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, ketertarikan Liverpool pada Endrick menjadi sinyal bahwa klub-klub Eropa mulai melirik pemain muda Brasil sebagai investasi jangka panjang. Hal ini sejalan dengan tren klub-klub Asia Tenggara yang juga gencar merekrut pemain muda Brasil untuk memperkuat tim. Namun, persaingan di Premier League menuntut adaptasi cepat, dan Endrick perlu membuktikan diri di liga yang jauh lebih kompetitif dibandingkan La Liga atau Ligue 1.
"Endrick memiliki semua kualitas untuk menjadi pemain terbaik dunia," ujar Vanderlei Luxemburgo, mantan pelatih Real Madrid dan Brasil.
Jika transfer ini gagal, Liverpool tetap memiliki opsi Sarr sebagai solusi jangka pendek. Namun, dengan harga yang hampir sama, memilih pemain yang lebih muda dan berpotensi besar tampak lebih masuk akal secara bisnis. Pertanyaannya, apakah Real Madrid bersedia melepas aset berharganya di menit-menit akhir bursa? Atau justru Liverpool akan mengalihkan perhatian ke target lain yang lebih realistis?



