Lionel Messi Pamit dari Timnas Argentina: Era Sang Maestro Berakhir
Baca dalam 60 detik
- Messi mengumumkan pensiun dari tim nasional Argentina melalui unggahan Instagram, menandai akhir dari karier internasionalnya yang gemilang.
- Keputusan ini diambil setelah Argentina menjuarai Piala Dunia 2022 dan menjadi runner-up 2026, dengan faktor pribadi seperti wafatnya sang ayah turut memengaruhi.
- Fokus Messi kini sepenuhnya pada Inter Miami, dengan kontrak hingga 2028, sekaligus membuka babak baru bagi regenerasi timnas Argentina.

Lionel Messi, kapten tim nasional Argentina yang mengantar La Albiceleste meraih gelar juara dunia 2022, secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari skuad timnas pada Senin (31/8) melalui akun Instagram pribadinya. Keputusan ini menutup salah satu era paling cemerlang dalam sejarah sepak bola Argentina, sekaligus memicu pertanyaan besar tentang masa depan tim juara dunia tersebut di pentas internasional.
Dalam pernyataannya, pemain berusia 39 tahun itu mengakui bahwa keputusan ini sangat berat, bahkan hingga kini masih menyisakan rasa sakit. "Ini keputusan yang menyakitkan, dan masih terasa hingga sekarang, tetapi saya memahami bahwa waktunya telah tiba," tulisnya. Messi menegaskan bahwa ia selalu memberikan segalanya untuk jersey Argentina, baik di masa-masa kejayaan maupun saat tim sedang terpuruk. "Saya bersumpah, saya selalu berjuang dan memberikan segalanya di lapangan untuk jersey ini, untuk membawa kebahagiaan dan membuat kalian bangga menjadi orang Argentina melalui sepak bola," tambahnya.
Pengumuman ini datang kurang dari dua bulan setelah Argentina menelan kekalahan 0-1 dari Spanyol di final Piala Dunia 2026. Sebelumnya, Messi sempat menyampaikan keraguan besar untuk melanjutkan karier sepak bolanya setelah sang ayah, Jorge Messi, meninggal dunia pada Agustus lalu. Kehilangan tersebut jelas memengaruhi kondisi mental dan motivasinya, sehingga keputusan pensiun dari timnas menjadi konsekuensi logis dari pergulatan batin yang dialaminya.
Bagi penggemar sepak bola di Indonesia, keputusan ini bukan sekadar kabar duka dari belahan dunia lain. Messi adalah ikon global yang pertandingannya selalu dinanti, termasuk oleh jutaan penggemar di Tanah Air. Kepergiannya dari timnas Argentina berarti laga-laga internasional akan kehilangan daya tarik tersendiri. Namun, di sisi lain, ini menjadi momentum bagi generasi baru pemain Argentina untuk membuktikan diri, sekaligus membuka peluang bagi tim-tim Asia, termasuk Indonesia, untuk bersaing lebih seimbang di pentas global.
Analis sepak bola menilai bahwa pengunduran diri Messi adalah akhir dari sebuah siklus emas bagi Argentina. Sejak debutnya pada 2005, ia telah mencatatkan lebih dari 180 penampilan dan mencetak lebih dari 100 gol untuk timnas. Prestasi terbesarnya tentu saja membawa pulang trofi Piala Dunia 2022, yang melengkapi koleksi gelarnya bersama timnas, termasuk Copa America 2021 dan Finalissima 2022. Tanpa Messi, Argentina harus segera mencari sosok pemimpin baru di lapangan, dan nama-nama seperti Juliรกn รlvarez atau Enzo Fernรกndez diprediksi akan mengambil peran lebih besar.
Di sisi lain, keputusan ini juga membawa implikasi bagi Inter Miami, klub MLS tempat Messi bernaung. Dengan kontrak yang masih berjalan hingga 2028, Messi dipastikan akan fokus penuh pada performa klubnya. Ini bisa menjadi kabar baik bagi Inter Miami yang berharap memanfaatkan sisa tenaga dan pamor Messi untuk meraih gelar. Namun, beban fisik dan mental yang berat setelah bertahun-tahun bermain di level tertinggi bisa menjadi tantangan tersendiri.
Messi sendiri menutup pernyataannya dengan nada syukur. "Saya pergi dengan ketenangan dan kebanggaan karena telah memberikan kalian, bersama rekan-rekan setim, momen-momen yang dulu hanya kami impikan," ujarnya. Pernyataan ini menegaskan bahwa ia merasa telah menyelesaikan misinya bersama timnas. Pertanyaan besarnya kini: akankah Argentina mampu mempertahankan status elit tanpa sosok sentralnya? Atau justru ini menjadi awal dari era baru yang lebih kolektif? Hanya waktu yang bisa menjawab, tetapi satu hal yang pasti, sepak bola Argentina tidak akan sama lagi tanpa Messi.



