Everton Bidik Balogun sebagai Alternatif Lebih Tajam dari Richarlison
Baca dalam 60 detik
- Everton mengajukan tawaran awal 15 juta poundsterling untuk Folarin Balogun dari AS Monaco, jauh di bawah nilai pasar pemain yang mencapai 41 juta poundsterling.
- Balogun mencetak 13 gol di Ligue 1 musim lalu, lebih banyak dari Richarlison yang hanya 11 gol di Premier League, dengan akurasi tembakan lebih baik.
- Kesepakatan ini berpotensi mengubah lini serang Everton, yang selama ini kesulitan mencetak gol, dan bisa menjadi pembeda dalam perburuan posisi papan atas.

Menjelang penutupan bursa transfer musim panas, Everton dilaporkan telah mengajukan tawaran awal senilai 15 juta poundsterling untuk penyerang AS Monaco, Folarin Balogun. Langkah ini muncul di tengah kesepakatan yang hampir pasti membawa pulang Richarlison dari Tottenham Hotspur, dengan tambahan dana 25 juta poundsterling. Namun, manajemen The Toffees tampaknya tidak ingin berhenti di satu nama; mereka mengincar amunisi baru yang diyakini bisa menjadi pembeda di lini depan.
Keputusan Everton untuk bergerak cepat di hari-hari terakhir bursa transfer bukan tanpa alasan. Musim lalu, duet Beto dan Thierno Barry hanya mampu mengemas total 17 gol di Premier League, angka yang jauh dari cukup untuk membawa tim asuhan David Moyes bersaing di papan atas. Kegagalan ini menjadi pemicu utama manajemen untuk mencari striker baru yang lebih produktif, terutama setelah melihat performa lini serang yang kerap tumpul di momen-momen krusial.
Balogun, yang pernah menimba ilmu di akademi Arsenal, menunjukkan ketajaman yang mengesankan bersama Monaco. Dalam 13 golnya di Ligue 1 musim lalu, ia tidak hanya unggul dari Richarlison yang mencetak 11 gol untuk Spurs, tetapi juga mencatatkan akurasi tembakan ke gawang yang lebih baik. Data ini menjadi nilai jual utama bagi Everton yang selama ini dikenal boros dalam memanfaatkan peluang. Selain itu, kontribusinya dalam menciptakan peluang bagi rekan setimnya dinilai mampu meningkatkan produktivitas pemain sayap seperti Iliman Ndiaye dan Jack Grealish, yang juga tengah dalam pembicaraan untuk kembali dipinjam dari Manchester City.
Meski tawaran awal Everton terbilang rendah, peluang kesepakatan tetap terbuka lebar. Balogun dikabarkan sangat ingin bergabung dengan Everton dan telah menyetujui syarat pribadi. Namun, Monaco yang sebelumnya mematok harga 41 juta poundsterling tentu tidak akan mudah melepas pemainnya dengan harga murah. Negosiasi yang alot pun diprediksi terjadi di sisa waktu bursa transfer yang tinggal beberapa hari lagi.
Dari perspektif Indonesia, pergerakan Everton di bursa transfer ini menarik untuk disimak, terutama bagi para penggemar Premier League di Tanah Air. Kehadiran pemain sekaliber Balogun atau kembalinya Richarlison akan menambah daya tarik kompetisi, sekaligus menjadi bahan diskusi hangat di komunitas sepak bola nasional. Selain itu, strategi Everton dalam memanfaatkan bursa transfer dengan cermat bisa menjadi pelajaran bagi klub-klub Indonesia dalam mengelola skuat dan anggaran secara efisien.
Keputusan akhir Everton dalam bursa transfer ini akan menjadi penentu arah musim mereka. Apakah mereka akan memprioritaskan Balogun yang lebih muda dan tajam, atau mengandalkan pengalaman Richarlison yang sudah terbukti di Premier League? Pilihan ini tidak hanya akan memengaruhi performa tim di lapangan, tetapi juga bagaimana para penggemar menilai ambisi klub di bawah kepemimpinan David Moyes.



