Bursa Transfer: Juventus Kebut Negosiasi Sarr, Incar Bakola dari Sassuolo
Baca dalam 60 detik
- Juventus hampir mengamankan Pape Matar Sarr dari Tottenham dengan skema pinjaman โฌ3 juta plus opsi beli โฌ30 juta.
- Bianconeri juga membidik gelandang muda Sassuolo, Darryl Bakola, sebagai tambahan amunisi di lini tengah.
- Kedatangan Sarr dan Bakola menjadi krusial mengingat cedera panjang Yildiz dan Thuram yang memaksa klub bergerak cepat di akhir bursa.

Menjelang penutupan bursa transfer musim dingin, Juventus bergerak agresif untuk menambal lubang di lini tengah. Klub asal Turin itu dikabarkan tengah merampungkan detail akhir kepindahan Pape Matar Sarr dari Tottenham Hotspur, sekaligus mengajukan pertanyaan resmi kepada Sassuolo mengenai ketersediaan Darryl Bakola.
Langkah ini menjadi respons atas badai cedera yang melanda skuad asuhan Thiago Motta. Kehilangan Kenan Yildiz dan Khephren Thuram untuk waktu yang lama memaksa direksi klub mencari pengganti secepat mungkin. Sarr, yang sebelumnya diisukan hengkang, kini menjadi prioritas utama setelah pelatih Spurs, Roberto De Zerbi, secara terbuka mengonfirmasi bahwa pemain asal Senegal itu meminta untuk pindah.
Menurut laporan yang beredar, kesepakatan antara kedua klub tinggal menunggu tanda tangan. Juventus dijadwalkan membayar biaya pinjaman sebesar โฌ3 juta, dengan opsi pembelian permanen senilai โฌ30 juta. Opsi tersebut berpotensi berubah menjadi kewajiban jika sejumlah kondisi yang sulit tercapai terpenuhi. Sementara itu, Sarr dikabarkan telah menyetujui persyaratan pribadi dan mendorong agar transfer ini segera tuntas.
Di sisi lain, Juventus juga tidak ingin melewatkan peluang mendatangkan talenta muda berbakat. Sacha Tavolieri, pakar transfer asal Belgia, mengklaim bahwa Bianconeri telah menghubungi Sassuolo untuk menanyakan situasi Bakola. Gelandang berusia 18 tahun ini baru bergabung dengan Sassuolo pada Februari 2026 dari Olympique Marseille dengan nilai transfer โฌ10 juta plus bonus โฌ2 juta.
Menariknya, kesepakatan Bakola ke Sassuolo dahulu dinegosiasikan oleh Giovanni Carnevali, yang kini menjabat sebagai direktur olahraga Juventus setelah meninggalkan Sassuolo pada musim panas lalu. Kedekatan ini bisa menjadi faktor kunci dalam negosiasi, memungkinkan Juventus mendapatkan harga yang lebih bersahabat untuk pemain Prancis tersebut.
Bagi pengamat sepak bola Italia, langkah Juventus ini menunjukkan ambisi mereka untuk tetap kompetitif di sisa musim. Dengan kedalaman skuad yang terbatas, kehadiran Sarr yang berpengalaman di Premier League dan Bakola yang masih muda namun berbakat bisa memberikan opsi taktis yang lebih variatif bagi pelatih.
Di Indonesia, berita ini menarik perhatian para penggemar Serie A yang kerap mengikuti pergerakan klub-klub besar Eropa. Ketertarikan pada pemain muda seperti Bakola juga sejalan dengan tren klub-klub Eropa yang mulai melirik bakat-bakat dari Asia Tenggara, meski belum ada kaitan langsung dengan pemain Indonesia.
Dengan bursa transfer yang akan segera ditutup, Juventus harus bekerja cepat untuk memastikan kedua transfer ini rampung. Pertanyaannya, akankah Carnevali mampu memanfaatkan koneksi lamanya untuk membawa Bakola ke Turin dengan harga yang wajar? Atau akankah Sassuolo memanfaatkan situasi ini untuk meraup keuntungan lebih?



