AC Milan Putar Haluan Usai Jual Leao: Yoro dan Balde Masuk Radar, Siapa Prioritas?
Baca dalam 60 detik
- Milan mengantongi dana segar โฌ38 juta dari transfer Leao ke Galatasaray, yang akan digunakan untuk memburu bek tengah dan wing-back baru.
- Leny Yoro (Manchester United) dan Alejandro Balde (Barcelona) menjadi target potensial, dengan nilai pasar masing-masing di kisaran โฌ40-50 juta.
- Jelang penutupan bursa 1 September, Milan juga masih memantau Goncalo Inacio dan Rayan Ait-Nouri sebagai opsi alternatif di lini pertahanan.

Setelah resmi melepas Rafael Leao ke Galatasaray dengan nilai transfer โฌ38 juta plus bonus, AC Milan kini mengalihkan fokus ke bursa transfer musim panas yang akan ditutup pada 1 September. Klub asal Lombardy itu dikabarkan tengah mengincar bek tengah dan wing-back baru, dengan Leny Yoro dari Manchester United dan Alejandro Balde dari Barcelona masuk dalam daftar prioritas.
Keputusan menjual Leao, yang diumumkan Minggu pagi, memberi Milan ruang finansial untuk bergerak di sisa bursa. Namun, manajemen klub tidak hanya sibuk mendatangkan pemain; beberapa nama justru berada di ambang pintu keluar. Santiago Gimenez dikabarkan hampir bergabung dengan Porto, sementara Youssouf Fofana dan Fikayo Tomori harus mencari klub baru setelah pelatih Ruben Amorim mengisyaratkan mereka tidak masuk rencananya untuk musim ini.
Menurut laporan Calciomercato yang dikutip Football Italia, Milan masih membuka peluang memperkuat lini belakang dan sisi sayap. Nama Leny Yoro menjadi sorotan utama. Bek muda asal Prancis itu bukan wajah asing bagi Amorim, yang pernah menanganinya di Old Trafford. Selain itu, Yoro berada di bawah naungan agen Jorge Mendes, sosok yang telah memfasilitasi tiga transfer terbesar Milan musim panas ini: Goncalo Ramos, Diego Moreira, dan Mario Gila. Nilai pasar Yoro diperkirakan mencapai โฌ50 juta.
Di posisi wing-back kiri, Alejandro Balde dari Barcelona disebut sebagai opsi menarik. Pemain asal Spanyol itu dihargai antara โฌ40-50 juta, sejalan dengan valuasi Goncalo Inacio, bek Sporting Lisbon yang juga masih menjadi alternatif. Laporan yang sama juga menyebut Rayan Ait-Nouri dari Manchester City sebagai nama yang ditawarkan ke Milan.
Langkah Milan ini menarik untuk dicermati dari perspektif sepak bola global, termasuk Indonesia. Meski tidak ada kaitan langsung dengan klub Tanah Air, pergerakan di bursa Eropa kerap memengaruhi harga pasar dan dinamika transfer pemain Asia Tenggara. Selain itu, ketertarikan Milan pada pemain muda seperti Yoro dan Balde menunjukkan tren klub-klub besar Eropa yang semakin agresif memburu talenta di bawah 23 tahun, sebuah pola yang juga diikuti oleh klub-klub Asia, termasuk di Indonesia, dalam membangun skuad jangka panjang.
Dengan dana segar dari penjualan Leao, Milan memiliki fleksibilitas untuk bernegosiasi. Namun, persaingan ketat diperkirakan terjadi, terutama untuk Yoro yang juga diminati klub lain. Pertanyaannya, akankah Amorim memprioritaskan pemain yang sudah dikenalnya, atau memilih opsi yang lebih ekonomis seperti Inacio? Keputusan ini akan menentukan bentuk pertahanan Milan musim ini dan bisa menjadi sinyal ambisi klub di kompetisi Eropa.



