Fulham Bergerak Cepat Rekrut Andrei Ratiu, Bek Kanan Incaran Arbeloa Sebelum Deadline
Baca dalam 60 detik
- Fulham dikabarkan aktif bernegosiasi dengan Rayo Vallecano untuk mendatangkan bek kanan Andrei Ratiu, menyusul kepindahan Kenny Tete ke Everton.
- Pelatih Alvaro Arbeloa menilai Ratiu sebagai prioritas untuk memperkuat lini belakang sebelum jendela transfer ditutup, dengan rekam jejak impresif di La Liga.
- Kesepakatan ini krusial bagi Fulham yang kehilangan Marco Silva dan membutuhkan stabilitas pertahanan untuk menghadapi musim yang menantang.

Fulham dikabarkan tengah menjalin komunikasi intensif dengan Rayo Vallecano untuk mengamankan tanda tangan bek kanan asal Rumania, Andrei Ratiu, sebelum tenggat transfer musim panas ditutup pada 1 September. Langkah ini menjadi prioritas utama pelatih Alvaro Arbeloa yang ingin segera mengisi posisi yang ditinggalkan Kenny Tete, yang telah sepakat pindah ke Everton.
Arbeloa, yang baru mengambil alih kursi kepelatihan Fulham, mengakui bahwa skuadnya masih membutuhkan tambahan amunisi untuk menyeimbangkan komposisi tim. "Saya pikir kami bisa membuat skuad lebih kuat dan seimbang, tetapi saya senang dengan cara klub bekerja musim panas ini, dengan tiga pemain baru, dan kami masih terus mengupayakan yang terbaik," ujarnya. Meski demikian, ia menegaskan bahwa perekrutan pemain baru tidak akan berhenti sampai jendela transfer resmi ditutup.
Sejauh ini, Fulham telah mendatangkan sejumlah pemain anyar, termasuk dua pemain dari mantan klub Arbeloa, Real Madrid. Namun, fokus utama mereka masih berkutat di lini tengah dan lini serang. Dengan kepergian Tete, kebutuhan akan bek kanan baru menjadi mendesak. Ratiu, yang telah membuktikan diri di salah satu liga terbaik Eropa, tampil sebagai kandidat ideal. Sepanjang kariernya di Rayo Vallecano, ia telah mencatatkan 84 penampilan di La Liga, dengan rata-rata 1,2 intersep per pertandingan musim laluโtertinggi ketiga di timnyaโserta menciptakan 43 peluang, terbanyak di antara rekan setimnya.
Performa Ratiu tidak hanya menonjol dalam bertahan, tetapi juga dalam menyerang. Pemain berusia 27 tahun itu menyumbangkan empat assist di La Liga musim lalu dan dijuluki "tak terhentikan" oleh jurnalis Jonay Amaro. Dengan 38 caps bersama timnas Rumania, pengalaman internasionalnya menjadi nilai tambah. Menurut laporan Sky Sports, Fulham kini tengah bernegosiasi untuk memboyongnya, dengan harapan dapat menyelesaikan kesepakatan sebelum tenggat waktu yang jatuh pada Selasa malam.
Selain Ratiu, Arbeloa juga mengincar bek tengah kanan yang cepat dan seorang pemain sayap kanan untuk memperkuat kedua sisi lapangan. Keinginan ini menunjukkan ambisi Fulham untuk tampil kompetitif di Premier League musim ini, terutama setelah kehilangan manajer sebelumnya, Marco Silva. Kekalahan 3-2 dari Chelsea di laga pembuka menjadi alarm awal bagi tim asal London Barat tersebut.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, pergerakan Fulham ini menarik untuk disimak, mengingat kompetisi Eropa selalu menjadi barometer bagi perkembangan pemain Asia Tenggara. Meski tidak ada pemain Indonesia yang terlibat langsung, kebijakan transfer klub-klub Premier League sering kali memengaruhi strategi klub-klub di kawasan, termasuk dalam hal perekrutan pemain asing. Selain itu, ketertarikan Fulham pada pemain dengan profil seperti Ratiu menunjukkan bahwa klub-klub Eropa semakin mengutamakan pemain serba bisa yang mampu bermain di berbagai posisi.
Gary Neville, analis sepak bola ternama, sebelumnya menyoroti potensi kesulitan Fulham musim ini setelah ditinggal Silva. Namun, dengan perekrutan yang tepat, terutama di lini belakang, Fulham bisa membuktikan bahwa mereka tetap kompetitif. Pertanyaannya, apakah Ratiu mampu langsung beradaptasi dengan kerasnya Premier League dan menjadi jawaban atas kebutuhan Fulham? Hanya waktu yang akan membuktikan.



