Jeremy Clarkson Merestui Penerus The Grand Tour: 'Jangan Sampai Gagal'
Baca dalam 60 detik
- Trio presenter asli The Grand Tour menyetujui pengganti mereka yang berasal dari kalangan kreator konten otomotif.
- Produser eksekutif Andy Wilman menyatakan dukungan penuh untuk wajah baru, yang akan debut pada 4 September.
- Pergantian ini menandai era baru bagi acara otomotif global, dengan harapan menjaga warisan tanpa kehilangan daya tarik.

Jeremy Clarkson, James May, dan Richard Hammond akhirnya memberikan lampu hijau kepada tiga penerus mereka di program otomotif The Grand Tour. Restu itu keluar setelah mereka menonton rekaman penampilan para pengganti yang akan memandu acara tersebut mulai 4 September mendatang.
Keputusan ini menjadi tonggak penting bagi waralaba yang lahir dari Top Gear dan kemudian dihidupkan kembali oleh Amazon Prime Video. Trio asli memutuskan mundur pada 2024, membuka jalan bagi Francis Bourgeois, Thomas Holland, dan James Engelsmanโnama-nama yang lebih dulu populer di jagat media sosial ketimbang layar kaca.
Produser eksekutif Andy Wilman, dalam wawancara dengan The Sun, mengungkapkan bahwa Clarkson sempat memberi syarat sebelum merestui. "Jeremy bilang dia hanya akan mendukung kalau dia menyukai mereka. Setelah menonton rekaman, dia langsung merasa cocok dan senang memberi dukungan," ujar Wilman. Ia menambahkan, tidak mungkin Clarkson merestui orang yang tidak ia sukai untuk acara yang ikut ia ciptakan.
Wilman menegaskan bahwa dukungan dari ketiga presenter legendaris itu bukan basa-basi. Mereka bahkan siap tampil dalam peran cameo untuk membantu transisi. "Kami benar-benar ingin menyerahkan tongkat estafet ini dengan baik," katanya. Sikap ini menunjukkan kedewasaan dan profesionalisme yang jarang terlihat dalam industri hiburan, di mana persaingan sering kali meninggalkan luka.
Pilihan jatuh pada sosok yang sudah tenggelam dalam budaya otomotif, bukan presenter televisi mapan. Wilman menjelaskan, mencari pengganti yang langsung bisa lucu di depan kamera adalah hal yang mustahil. "Anda tidak bisa begitu saja memasukkan tiga orang baru yang lucu. Itu seperti menjelaskan acara ini kepada alien lewat teleponโ'kamu butuh tiga pria lucu yang suka main-main'. Itu tidak akan berhasil," ujarnya. Karena itu, mereka memilih kreator konten yang sudah memiliki basis penggemar dan pemahaman mendalam tentang dunia otomotif.
Bagi penonton Indonesia, fenomena ini menarik untuk disimak. Industri otomotif Tanah Air juga tengah bertransformasi, dengan semakin banyaknya kreator konten yang menjadi rujukan utama bagi penggemar otomotif. Keberhasilan model penggantian presenter seperti ini bisa menjadi pelajaran bagi industri hiburan lokal, bahwa kredibilitas dan koneksi dengan komunitas sering kali lebih berharga daripada ketenaran semata.
Langkah berani Amazon Prime Video ini akan diuji pada 4 September. Pertanyaannya, apakah chemistry antara Francis, Thomas, dan James mampu menyaingi dinamika trio legendaris yang telah membangun basis penggemar setia selama bertahun-tahun? Atau justru pendekatan baru ini akan membuka segmen penonton yang lebih muda dan lebih terhubung dengan budaya digital? Hanya waktu yang bisa menjawab, tetapi satu hal yang pasti: warisan The Grand Tour kini berada di pundak tiga orang yang siap membawa acara ini ke arah yang berbeda.



