Sunderland Incar Marc Casado untuk Gantikan Noah Sadiki di Lini Tengah
Baca dalam 60 detik
- Sunderland dikabarkan telah melakukan pembicaraan dengan Barcelona untuk merekrut gelandang Marc Casado sebelum bursa transfer ditutup.
- Casado dinilai sebagai peningkatan signifikan dibandingkan Noah Sadiki, terutama dalam hal akurasi umpan dan kontribusi gol.
- Persaingan ketat dari klub Premier League lain seperti Newcastle dan Aston Villa membuat Sunderland harus bergerak cepat.

Sunderland dilaporkan tengah berupaya mendatangkan gelandang Barcelona, Marc Casado, sebelum jendela transfer musim panas ditutup pekan depan. Langkah ini diambil setelah performa lini tengah The Black Cats dinilai kurang meyakinkan pada laga perdana Premier League, saat mereka takluk 1-2 dari Ipswich Town.
Kekalahan di akhir pekan itu memperlihatkan kelemahan Sunderland dalam membangun serangan. Mereka hanya menciptakan expected goals (xG) sebesar 0,66 sepanjang pertandingan. Manajer Regis Le Bris pun disebut membutuhkan tambahan amunisi di sektor tengah untuk meningkatkan kualitas penguasaan bola timnya.
Noah Sadiki, gelandang asal Republik Demokratik Kongo yang direkrut dari Union Saint-Gilloise dengan biaya 15 juta pound sterling musim lalu, dinilai gagal memberikan dampak signifikan di lini serang. Sepanjang musim 2025/26, ia tidak mencetak satu gol pun dan hanya mencatatkan satu kontribusi gol dalam 33 penampilan Premier League. Akurasi umpan Sadiki juga berada di bawah standar, yakni 85,7 persen, lebih rendah dibandingkan rekan-rekannya di lini tengah.
Kondisi ini mendorong Sunderland untuk mencari profil gelandang yang lebih teknis dan tenang dalam menguasai bola. Marc Casado, yang berusia 22 tahun, muncul sebagai kandidat utama. Gelandang asal Spanyol itu hanya menjadi starter dalam 12 pertandingan LaLiga dan Liga Champions musim lalu, sehingga Barcelona bersedia melepasnya dengan nilai sekitar 34 juta pound sterling.
Padahal, pada musim 2024/25, Casado tampil impresif dengan enam kontribusi gol dalam 27 laga starter. Ia juga memiliki akurasi umpan di atas 90 persen dalam dua musim penuh terakhirnya di level senior. Keunggulan lain, Casado memenangkan minimal 50 persen duel di lapangan, menunjukkan kombinasi antara ketangguhan fisik dan kualitas teknis yang jarang dimiliki gelandang bertahan modern.
Namun, Sunderland tidak sendiri dalam perburuan ini. Newcastle United, Nottingham Forest, Aston Villa, dan Brighton & Hove Albion juga dikabarkan telah mengadakan pembicaraan dengan pihak Barcelona. Persaingan ketat ini menuntut Sunderland untuk bertindak cepat jika ingin mengamankan tanda tangan Casado.
Dari perspektif Indonesia, ketertarikan klub-klub Premier League terhadap pemain muda Barcelona menunjukkan tren perburuan gelandang serba bisa yang mampu bermain di liga dengan intensitas tinggi. Bagi pengamat sepak bola Tanah Air, ini menjadi pelajaran bahwa pengembangan pemain muda tidak hanya bergantung pada bakat, tetapi juga pada kemampuan beradaptasi dengan tuntutan taktik modern.
Jika transfer ini terwujud, Sunderland akan mendapatkan gelandang yang lebih matang secara teknis dan mampu memberikan keseimbangan di lini tengah. Namun, pertanyaannya, apakah manajemen Sunderland berani mengeluarkan dana besar di tengah persaingan ketat dengan klub-klub papan atas Inggris? Keputusan ini akan menentukan arah musim mereka ke depan.



