Thailand Pesta Gol di Kandang Singapura, Langkah Kaki ke Final Piala AFF 2026
Baca dalam 60 detik
- Thailand menang telak 3-1 atas Singapura di leg pertama semifinal Piala Hyundai AFF 2026, dengan dua gol Teerasak Poeiphimai.
- Kemenangan ini memperbesar peluang Thailand melaju ke final, sekaligus memutus catatan kebobolan mereka di turnamen.
- Leg kedua di Bangkok akan menjadi ujian mental bagi Singapura untuk membalikkan keadaan.

Thailand mengirim pesan tegas ke seluruh kontestan Piala Hyundai AFF 2026. Bertandang ke Stadion Jalan Besar, Sabtu (15/8/2026), tim asuhan Anthony Hudson menundukkan tuan rumah Singapura dengan skor meyakinkan 3-1 pada leg pertama semifinal. Dua gol dari Teerasak Poeiphimai menjadi pembeda, sekaligus membawa Gajah Perang selangkah lebih dekat ke partai puncak.
Sejak menit awal, Singapura mencoba tampil agresif dengan dukungan penuh suporter. Gavin Lee, pelatih tuan rumah, menyusun strategi untuk memanfaatkan keunggulan bermain di kandang. Dua peluang sempat tercipta lewat tembakan Shawal Anuar yang diblok dan sundulan Jacob Mahler yang melenceng. Namun, ketajaman lini depan Thailand justru menjadi mimpi buruk bagi pertahanan Singapura.
Thailand membuka keunggulan pada menit ke-14 melalui skema serangan balik cepat. Umpan terukur Seksan Ratree diteruskan Teerasak menjadi gol pertama. Delapan menit berselang, giliran Waris Choolthong yang menjadi kreator. Umpan silangnya disambut sundulan Teerasak untuk gol keduanya. Dua gol cepat itu membuat Singapura kehilangan ritme permainan.
Peluang emas untuk memperkecil ketertinggalan datang pada menit ke-35. Wasit menunjuk titik putih setelah Yotsakon Burapha menjatuhkan Shawal di kotak penalti. Namun, eksekusi Shawal gagal membuahkan gol setelah kiper Thailand, Kampon Pathomakkakul, menebak arah tendangan dengan sempurna. Kegagalan itu menjadi titik balik psikologis bagi Singapura.
Memasuki babak kedua, Thailand semakin percaya diri. Pada menit ke-51, pemain pengganti Patrik Gustavsson melepaskan umpan tarik ke kotak penalti yang diselesaikan dengan mudah oleh Seksan Ratree. Gol ketiga ini praktis memupus harapan Singapura untuk bangkit. Meski demikian, Ilhan Fandi yang masuk di babak kedua sempat memperkecil kedudukan lewat tendangan jarak jauh pada menit ke-84. Gol tersebut menjadi gol pertama yang bersarang di gawang Thailand sepanjang turnamen.
Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Thailand menjelang leg kedua. Secara historis, tim tamu yang menang dengan selisih dua gol di kandang lawan memiliki peluang besar untuk lolos. Namun, Anthony Hudson tetap menekankan pentingnya fokus penuh. โKami belum mencapai apa-apa. Leg kedua adalah pertandingan yang berbeda, dan Singapura pasti akan mencoba segalanya,โ ujarnya seusai laga.
Bagi Singapura, defisit dua gol bukanlah mustahil untuk dikejar, tetapi membutuhkan performa luar biasa. Gavin Lee harus mencari cara membongkar pertahanan Thailand yang solid sepanjang turnamen. Selain itu, faktor psikologis setelah gagal penalti juga perlu diatasi. Leg kedua di Rajamangala Stadium dipastikan akan berlangsung sengit, dengan Thailand di atas angin dan Singapura berjuang untuk membalikkan keadaan.



