NBA The Run Rilis Update Terbesar: 5 Legenda 2000-an, Mode Latihan, dan Perombakan Gameplay
Baca dalam 60 detik
- NBA The Run meluncurkan Wave One โ 2000s Legends, menghadirkan Allen Iverson, Kevin Garnett, Vince Carter, Dirk Nowitzki, dan Tracy McGrady sebagai karakter yang bisa dimainkan.
- Update ini juga menambah Practice Mode dan Custom Matches, dua fitur yang lama diminta komunitas, plus opsi kamera baru dan penyeimbangan pemain.
- Perubahan besar pada mekanisme goaltending, shove, dan dribel berpotensi mengubah meta kompetitif dan menarik kembali pemain lama.

NBA The Run resmi meluncurkan pembaruan musiman perdananya bertajuk Wave One โ 2000s Legends. Update ini menghadirkan lima bintang NBA era 2000-an sebagai karakter yang dapat dimainkan: Allen Iverson, Kevin Garnett, Vince Carter, Dirk Nowitzki, dan Tracy McGrady. Kelimanya bisa dibuka satu per satu menggunakan 5.000 CRED, atau dibeli sekaligus sebagai DLC seharga US$9,99.
Langkah ini menandai strategi baru pengembang dalam menggarap pasar gim basket virtual. Alih-alih sekadar menambah konten kosmetik, Wave One menyentuh fondasi permainan: mulai dari sistem pergerakan, penilaian pemain, hingga opsi kamera. Bagi komunitas yang selama ini mengeluhkan minimnya variasi mode latihan, kehadiran Practice Mode dan Custom Matches menjadi jawaban atas permintaan yang mengendap lama.
Practice Mode memungkinkan pemain memilih peta dan aturan sebelum menghadapi AI, sedangkan Custom Matches memberi kebebasan mengatur pertandingan bersama teman. Keduanya tidak memberikan imbalan CRED atau kemajuan level, sehingga murni berfungsi sebagai sarana latihan dan bersosialisasi.
Dari sisi gameplay, pengembang melakukan perombakan yang cukup berani. Goaltending dilemahkan secara signifikan, blok dari belakang dikurangi efektivitasnya, dan mekanisme shove serta trik maju disesuaikan agar pemain dengan rating Power rendah tetap punya peluang. Sebaliknya, pemain dengan Power tinggi tidak lagi mendominasi lewat shove. Driving layup dan standing dunk ditambahkan, sementara gerakan dribel gaya kini dipengaruhi oleh rating Handle.
Beberapa pemain NBA mendapatkan peningkatan atribut. Stephen Curry memperoleh tambahan Stamina, Handle, dan Block; Jayson Tatum mendapat boost Speed, Stamina, 2PT, 3PT, dan Aura; Ja Morant diuntungkan dengan Power, Stamina, Dunk, plus kemampuan baru Posterizer ITZ. LaMelo Ball, Cooper Flagg, Bam Adebayo, Kawhi Leonard, dan Nikola Jokic juga menerima penyesuaian, termasuk kemampuan Dropping Dimes untuk Jokic. Di sisi lain, kelas rookie mengalami penurunan: AJ Dybantsa, Darryn Peterson, dan Cameron Boozer masing-masing kehilangan beberapa poin atribut.
"Perubahan ini memberi pemain dengan Power rendah kesempatan lebih besar untuk berhasil menggunakan shove dan trik maju, sekaligus mengurangi dominasi pemain Power tinggi," demikian bunyi catatan pengembang dalam pembaruan tersebut.
Dua opsi kamera anyar diperkenalkan: Drive Cam yang mengikuti aksi dari belakang penyerangan, dan Drive Flip Cam yang berputar 180 derajat saat possession berubah. Action Cam dihapus, menyisakan Default, High, Drive Cam, dan Drive Flip Cam. Selain itu, hadir sistem Championship Belts untuk Knockout Squads dan Knockout Solos, serta Trophy System yang berkembang dari gold ke galactic berdasarkan total kemenangan turnamen.
Pembaruan ini juga membawa perbaikan visual: koreksi warna di setiap lapangan, animasi knockdown yang lebih baik, dan presentasi baru untuk pertandingan Championship. Fitur RUN Anthems memungkinkan pemain memilih musik berlisensi, orisinal, atau campuran. Papan peringkat direset untuk musim baru, tetapi statistik sepanjang masa tetap terlacak di profil pemain.
Bagi pasar Indonesia, pembaruan NBA The Run berpotensi memperkuat ekosistem gim basket virtual yang selama ini didominasi penggemar NBA. Dengan harga DLC yang terjangkau (sekitar Rp150 ribu), pemain lokal bisa mengakses legenda yang sebelumnya hanya bisa ditonton di video klasik. Namun, ketiadaan server lokal dan harga CRED yang fluktuatif bisa menjadi tantangan tersendiri. Komunitas gim di Indonesia perlu mencermati apakah pembaruan ini akan diikuti dengan dukungan bahasa dan turnamen regional.
Ke depan, pertanyaannya: akankah Wave One menjadi standar baru untuk pembaruan musiman, atau justru membuka celah bagi mikrotransaksi yang lebih agresif? Dengan lima legenda, dua mode baru, dan perombakan mekanisme inti, NBA The Run tampaknya ingin menarik kembali pemain lama sekaligus memikat pendatang baru. Hanya waktu yang akan membuktikan apakah strategi ini berhasil menjaga relevansi di tengah persaingan gim olahraga virtual yang semakin ketat.



