Sciver-Brunt Bawa Trent Rockets ke Final The Hundred Setelah Comeback Dramatis
Baca dalam 60 detik
- Trent Rockets memastikan tiket final The Hundred usai menaklukkan Southern Brave dengan keunggulan tiga wicket, meski sempat kehilangan tiga batter di awal.
- Nat Sciver-Brunt tampil sebagai pahlawan dengan 32 run dari 19 bola, membantu tim mengejar target 118 run dengan dua bola tersisa.
- Kemenangan ini mengukuhkan posisi Rockets di puncak klasemen dengan 28 poin, sementara Brave harus menunggu lawan di Eliminator.

Nat Sciver-Brunt memastikan Trent Rockets melaju ke final The Hundred setelah membawa timnya meraih kemenangan tiga wicket atas Southern Brave di Trent Bridge, Minggu (11/8). Kapten Inggris itu mencetak 32 run dari 19 bola, sebuah penampilan singkat namun krusial yang mengubah arah pertandingan setelah awal yang buruk bagi Rockets.
Rockets sempat terpuruk di awal pengejaran target 118 run. Mereka kehilangan tiga wicket hanya dalam 25 bola pertama, mencatatkan skor powerplay terendah dalam sejarah turnamen wanita. Kehilangan Sophia Dunkley dan Beth Mooney membuat tekanan semakin besar, namun Ash Gardner tampil sebagai penstabil dengan 37 run dari 24 bola, termasuk sebuah six besar yang melambung jauh.
Ketika Sciver-Brunt masuk ke crease, timnya masih membutuhkan 52 run dari 31 bola. Dengan tenang, ia langsung menemukan ritme: reverse sweep untuk four di bola kedua, lalu tiga four beruntun dari Issy Wong. Penampilannya yang agresif membuat laju run kembali terkendali. Meski akhirnya ia tersingkir karena run out saat mencoba lari kedua yang ambisius, Kim Garth menyelesaikan tugas dengan memastikan kemenangan dua bola sebelum akhir.
Keputusan menempatkan Sciver-Brunt di posisi tujuh bukan tanpa alasan. Ia mengaku ingin memberi kesempatan rekan setimnya untuk tampil, sekaligus mengelola kebugarannya setelah masalah betis yang sempat mengganggu. "Kami mungkin sudah bermain baik sebagai tim, jadi ini kesempatan bagi yang lain untuk bermain dan juga manajemen tubuh," ujarnya.
Kemenangan ini memastikan Rockets finis di puncak klasemen dengan 28 poin dari delapan pertandingan, tak terkejar oleh tim lain. "Kami ingin memuncaki tabel dan sekarang kami menantikan final di Lord's," tambah Sciver-Brunt. "Menjelang Minggu, kami tahu apa yang harus dilakukan. Ada beberapa hari untuk beristirahat dan menyegarkan diri."
Bagi Southern Brave, kekalahan ini menempatkan mereka di posisi kedua klasemen. Mereka harus menunggu hasil pertandingan antara Manchester Super Giants dan Sunrisers Leeds untuk mengetahui lawan di Eliminator. Pertandingan di Old Trafford, Selasa (13/8), akan menentukan siapa yang berhak tampil di babak knockout.
Manchester Super Giants akan menjamu Sunrisers Leeds dalam dua pertandingan: wanita pada pukul 15:00 BST dan pria pada 18:00 BST. Pemenang pertandingan wanita akan menghadapi Brave di Eliminator, sementara hasil imbang atau tanpa hasil akan menguntungkan Super Giants. Di sisi pria, Sunrisers hanya butuh kemenangan untuk memastikan tempat di fase gugur, sedangkan Super Giants harus menang untuk menjaga peluang finis tiga besar.
Bagi penggemar kriket di Indonesia, The Hundred mungkin bukan ajang yang familiar, tetapi turnamen ini menawarkan format yang cepat dan menarik, mirip dengan T20 yang populer di Asia. Kehadiran pemain-pemain seperti Sciver-Brunt dan Gardner menunjukkan kualitas kompetisi yang tinggi, yang bisa menjadi inspirasi bagi perkembangan kriket wanita di Indonesia yang masih dalam tahap awal.
Dengan final yang akan digelar di Lord's pada hari Minggu, pertanyaan besarnya adalah: mampukah Trent Rockets mempertahankan performa mereka dan meraih gelar perdana? Atau akankah lawan mereka di final, entah itu Brave atau pemenang Eliminator, memberikan kejutan? Satu hal yang pasti, Sciver-Brunt dan rekan-rekannya akan tampil dengan percaya diri penuh.



