Anton Hadapi Rojas di ProBoxTV: Duel Raksasa Southpaw Perebutkan Sabuk WBC Continental Americas
Baca dalam 60 detik
- Kevin Anton akan mempertahankan gelar WBC Continental Americas kelas menengah yunior melawan Freudis Rojas pada 16 Oktober di Phoenix, disiarkan ProBoxTV.
- Rojas, yang kalah dari Damian Sosa April lalu, bertekad bangkit, sementara Anton tak terkalahkan dengan rekor 14-0.
- Laga ini menjadi panggung bagi petinju bertubuh jangkung untuk menunjukkan kualitas di kancah internasional, dengan dampak pada peringkat WBC.

Kevin Anton, petinju peringkat 16 WBC asal Guatemala-Amerika, akan mempertahankan sabuk juara WBC Continental Americas kelas menengah yunior melawan Freudis “Freddy” Rojas dalam laga utama 10 ronde yang digelar di Rawhide Western Town & Event Center, Phoenix, Arizona, Jumat, 16 Oktober, disiarkan langsung oleh ProBoxTV mulai pukul 20.00 ET.
Laga ini semula mempertemukan Anton dengan Yan Marcos, namun cedera saat latihan memaksa Marcos mundur. Rojas, yang memiliki rekor 15-1 (11 KO), kini menjadi penantang pengganti. Anton sendiri tak terkalahkan dengan 14 kemenangan (12 KO) dan dikenal sebagai southpaw setinggi 190 cm, sedangkan Rojas juga seorang southpaw dengan tinggi 188 cm. Duel dua petinju kidal jangkung ini menjanjikan pertarungan taktik yang menarik.
Bagi Rojas, ini adalah kesempatan emas untuk bangkit setelah kekalahan angka 10 ronde dari Damian Sosa pada April lalu. Dalam pertarungan tersebut, Rojas yang tampil untuk kedua kalinya dalam dua tahun terlihat kelelahan dan tidak mampu mengimbangi tekanan Sosa, bahkan sempat jatuh di ronde enam. Kini, ia bertekad kembali ke jalur kemenangan dan membuktikan bahwa kekalahan itu hanyalah kesalahan kecil.
Anton, yang juga seorang tukang cukur, sangat bangga dengan warisan Guatemala-nya. Ia sering memasuki ring sambil mengibarkan bendera Guatemala dan menyebut dirinya “Americo-Chapin”. Pada 2026, Kongres Guatemala menganugerahkan Condecoración Soberano Congreso Nacional kepadanya karena dianggap mengharumkan nama negara. Gaya bertinju Anton yang memiliki jangkauan panjang dan pukulan keras mengingatkan pada juara WBC kelas 154 pon, Sebastian Fundora.
Di bawah kartu utama, laga co-main menampilkan Justin Pauldo (20-2, 10 KO) yang menempati peringkat 5 WBC, berhadapan dengan Rene Tellez Giron (23-5, 14 KO) yang merupakan peringkat 11 WBO dalam kelas ringan 10 ronde. Pauldo, yang dikenal memiliki kecepatan dan kekuatan, akan berusaha mempertahankan posisinya di peringkat atas, sementara Giron yang berpengalaman akan menjadi ujian berat.
Bagi penggemar tinju di Indonesia, pertarungan ini dapat disaksikan melalui kanal YouTube ProBoxTV dengan berlangganan bulanan hanya $5. Langganan ini memberikan akses ke 12 acara “Championship Series” per tahun, konten studio beberapa kali seminggu, serta seri “Future Stars” yang menampilkan bintang muda. ProBoxTV juga menaungi BoxingScene.com, sumber berita tinju terkemuka.
“Rojas adalah petinju yang tangguh dan memiliki motivasi besar setelah kekalahannya. Saya tidak akan meremehkannya,” ujar Anton dalam pernyataan resminya.
Dengan kemenangan, Anton berpeluang menaikkan peringkatnya di WBC dan mendekati kesempatan bertarung memperebutkan gelar dunia. Sementara bagi Rojas, kemenangan akan mengembalikannya ke jalur peringkat dan membuka peluang menghadapi petinju-petinju elite. Laga ini juga menjadi ajang pembuktian bagi ProBoxTV yang terus mengembangkan sayapnya di industri tinju global.
Akankah Anton mempertahankan gelarnya, atau Rojas yang mampu bangkit dan mencuri perhatian? Jawabannya akan terungkap pada 16 Oktober mendatang.



