Gimenez Jadi Rebutan Lazio dan Porto, Milan Belum Yakin Lepas Striker Meksiko
Baca dalam 60 detik
- Klub Serie A dan Primeira Liga sama-sama mengajukan penawaran pinjaman untuk Santiago Gimenez, namun AC Milan masih menimbang opsi tersebut.
- Striker asal Meksiko itu gagal memenuhi ekspektasi setelah diboyong dengan mahar €30,2 juta dari Feyenoord pada Januari 2025.
- Keputusan Milan akan menentukan masa depan Gimenez, sekaligus memengaruhi strategi belanja pemain mereka di bursa transfer musim panas ini.

AC Milan tengah berada di persimpangan jalan terkait masa depan Santiago Gimenez. Klub raksasa Serie A itu menerima pendekatan dari Lazio dan FC Porto yang sama-sama berniat memboyong striker asal Meksiko tersebut, namun keputusan akhir masih menggantung: apakah mereka rela melepasnya dengan status pinjaman?
Gimenez tiba di San Siro pada Januari 2025 dengan label investasi besar. Milan menggelontorkan dana sekitar 30,2 juta euro plus bonus kepada Feyenoord untuk menebus tanda tangannya. Namun, performa sang pemain tidak sebanding dengan harga yang dibayarkan. Dalam 37 pertandingan kompetitif, ia hanya mampu mencetak tujuh gol dan enam assist. Catatan itu tentu jauh dari harapan, terlebih ia sempat absen lama karena cedera pergelangan kaki yang mengharuskannya menjalani operasi pada Desember lalu.
Situasi semakin rumit dengan kedatangan Goncalo Ramos dari Paris Saint-Germain. Kehadiran pemain asal Portugal itu membuat persaingan di lini depan Milan semakin ketat. Alhasil, peluang Gimenez untuk mendapatkan menit bermain reguler musim ini dinilai semakin tipis. Kondisi inilah yang kemudian memicu spekulasi kepergiannya, dengan dua klub Eropa siap menampung.
Menurut pengamat transfer Sportitalia, Alfredo Pedullà, Lazio menjadi salah satu peminat serius. Klub ibu kota tersebut hanya mampu mengajukan pinjaman kering tanpa opsi pembelian. Bagi Gimenez, kepindahan ke Lazio bisa menjadi peluang emas untuk kembali rutin bermain di Serie A, sekaligus membuktikan kualitasnya setelah masa sulit di Milan. Di sisi lain, FC Porto juga muncul sebagai kandidat kuat. Klub asal Portugal itu tengah membutuhkan penyerang alternatif setelah Samu Aghehowa Omorodion mengalami cedera.
Menariknya, agen Jorge Mendes ikut terlibat dalam negosiasi ini. Sosok yang sama yang mengatur kepindahan Goncalo Ramos ke Milan itu disebut-sebut membantu memfasilitasi proses transfer Gimenez. Kehadiran Mendes bisa menjadi kunci untuk menjembatani kepentingan kedua klub dan pemain.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, kabar ini menarik untuk disimak karena menunjukkan dinamika bursa transfer Eropa yang kerap memengaruhi performa tim nasional. Gimenez, meski bukan pemain Asia, tetap menjadi sorotan karena nilai transfernya yang tinggi dan potensi dampaknya terhadap persaingan di liga top Eropa. Jika ia pindah ke Lazio atau Porto, hal itu bisa mengubah peta kekuatan di Serie A maupun Primeira Liga, yang juga diikuti oleh banyak penggemar sepak bola Tanah Air.
Milan sendiri berada dalam posisi sulit. Mereka membutuhkan dana segar untuk membiayai perekrutan pemain baru, sehingga penjualan atau peminjaman pemain seperti Gimenez menjadi penting. Namun, melepas pemain dengan status pinjaman tanpa kewajiban membeli bisa menjadi bumerang jika sang pemain justru tampil moncer di klub lain. Sebaliknya, jika ia gagal bersinar, nilai jualnya akan semakin merosot.
Keputusan akhir ada di tangan manajemen Milan. Apakah mereka akan mengambil risiko melepas Gimenez dengan skema pinjaman, atau mempertahankannya sebagai pelapis? Yang jelas, bursa transfer musim panas ini akan menjadi ujian bagi strategi klub yang bermarkas di Lombardia tersebut.



