Fiorentina Kunci Moise Kean: Tawaran €40 Juta dari Como Ditolak Mentah-mentah
Baca dalam 60 detik
- Fiorentina menolak semua tawaran untuk Moise Kean, termasuk proposal €40 juta dari Como, karena sang striker dianggap kunci proyek kebangkitan klub.
- Klausul rilis €62 juta di kontrak Kean telah kedaluwarsa, memberi Fiorentina kendali penuh atas masa depan pemain asal Italia itu.
- Como, yang akan tampil di Liga Champions, masih mencari striker, tetapi Fiorentina bersikukuh mempertahankan Kean hingga 2029.

Fiorentina menegaskan sikapnya untuk tidak melepas penyerang andalan Moise Kean pada bursa transfer musim panas ini, meskipun Como dilaporkan siap menggelontorkan dana hingga €40 juta. Klub asal Florence itu menilai Kean sebagai aset berharga yang tidak bisa ditukar dengan uang, terutama setelah musim lalu yang penuh perjuangan untuk menjauh dari zona degradasi.
Kabar ketertarikan Como sebenarnya diwarnai sinyal yang saling bertentangan. Sebagian sumber menyebut pelatih Cesc Fabregas secara pribadi menginginkan Kean, sementara yang lain mengindikasikan bahwa agen atau perantara justru yang gencar mendorong terjadinya transfer. Namun, apapun motif di baliknya, manajemen Fiorentina tampak bulat mempertahankan pemain berusia 26 tahun tersebut.
Keputusan ini tidak lepas dari situasi kontrak Kean yang masih terikat hingga Juni 2029 di Stadio Artemio Franchi. Fiorentina sendiri baru merekrutnya dari Juventus dengan biaya €14,5 juta plus bonus pada musim panas lalu. Kini, nilai pasar Kean melonjak tajam berkat performa impresifnya, menjadikannya salah satu aset paling berharga di skuad La Viola.
Yang menarik, klausul rilis senilai €62 juta dalam kontrak Kean sebenarnya sudah tidak berlaku lagi. Klausul tersebut hanya aktif untuk klub di luar Italia dan masa berlakunya telah habis. Dengan demikian, Fiorentina memegang kendali penuh atas negosiasi, dan Como tidak bisa memaksa transfer dengan membayar klausul tersebut. Situasi ini membuat posisi tawar Fiorentina sangat kuat.
Bagi Como, kegagalan mendapatkan Kean menjadi pukulan tersendiri. Klub yang baru saja promosi ke Serie A dan akan tampil di Liga Champions musim depan itu tengah memburu striker baru. Fabregas sendiri telah mengonfirmasi bahwa timnya membutuhkan penyerang, idealnya pemain Italia, karena minimnya opsi lokal di skuad. Kean, dengan pengalamannya di tim nasional Italia, tentu menjadi target yang sempurna.
Konteks ini juga relevan bagi pengamat sepak bola Indonesia. Ketertarikan klub-klub Eropa pada pemain Italia menunjukkan bahwa pasar transfer Eropa masih didominasi oleh klub-klub kaya yang berani mengeluarkan dana besar. Bagi pemain Indonesia yang bercita-cita berkarier di Eropa, ini menjadi pelajaran bahwa kontrak jangka panjang dan performa konsisten adalah kunci untuk menarik minat klub-klub besar.
"Fiorentina tidak akan melepas Kean dengan harga berapa pun musim panas ini. Ia adalah bagian penting dari rencana jangka panjang klub," demikian pernyataan yang beredar dari internal klub, seperti dilaporkan Sky Sport Italia.
Ke depan, pertanyaannya adalah apakah Como akan mencari alternatif lain atau menunggu hingga jendela transfer berikutnya. Sementara itu, Fiorentina harus memastikan Kean tetap dalam performa terbaiknya untuk menghadapi musim baru yang penuh tantangan, termasuk di kompetisi Eropa. Akankah Kean bertahan dan menjadi ikon baru Fiorentina, atau justru godaan Liga Champions membuatnya memaksa hengkang? Hanya waktu yang bisa menjawab.



