Newcastle Incar Bek Kanan Muda Feyenoord, Roma Masih Terdepan
Baca dalam 60 detik
- Newcastle United mulai serius mencari pengganti Kieran Trippier dengan mengincar Givairo Read dari Feyenoord.
- Roma memimpin perburuan dengan tawaran minimal 23 juta poundsterling dan sudah sepakat dengan pemain.
- Nottingham Forest, Bayern Munich, dan Paris FC turut memantau situasi, membuat persaingan semakin ketat.

Newcastle United tengah berupaya memperkuat lini belakang menyusul kepergian Kieran Trippier yang kontraknya habis pada musim panas ini. Klub asal Inggris itu kini mengarahkan radar ke Givairo Read, bek kanan muda Feyenoord yang mencuri perhatian di Eredivisie. Namun, persaingan untuk mendapatkan pemain berusia 20 tahun itu tidak mudah, dengan AS Roma yang kini berada di posisi terdepan.
Kepergian Trippier setelah lebih dari empat musim membela The Magpies meninggalkan lubang besar di sisi kanan pertahanan. Selama berseragam Newcastle, pemain internasional Inggris itu mencatatkan lebih dari 150 penampilan dan berperan besar membawa tim lolos dua kali ke Liga Champions serta meraih Piala Liga Inggris pada 2025. Kini, Tino Livramento diharapkan menjadi pilihan utama, tetapi masalah kebugaran yang kerap menghampirinya membuat manajemen klub sadar akan perlunya tambahan amunisi.
Givairo Read dinilai cocok dengan kebutuhan Newcastle, terutama dengan rencana kedatangan pelatih anyar Matthias Jaissle yang menginginkan bek sayap dengan mobilitas tinggi. Jaissle, yang dikenal dengan gaya pressing ketat dan serangan balik cepat, membutuhkan pemain yang mampu naik turun lapangan. Read, dengan kecepatan dan kemampuannya dalam membantu serangan, tampaknya memenuhi kriteria tersebut.
Karier Read melejit pada musim 2024/2025. Saat itu, ia tampil impresif dengan mencetak tiga assist dalam kemenangan 6-2 atas FC Twente, menjadikannya pemain termuda yang mencatatkan tiga assist dalam satu pertandingan Eredivisie sejak Wesley Sneijder pada 2003. Ia juga tampil solid saat Feyenoord menyingkirkan AC Milan di Liga Champions. Total, ia mengoleksi tiga gol dan enam assist dari 33 penampilan di semua kompetisi. Penampilan gemilangnya diganjar kontrak baru hingga 2029 dan kepercayaan sebagai salah satu wakil kapten.
Namun, musim 2025/2026 menjadi ujian bagi Read. Cedera hamstring yang dideritanya pada November memaksanya absen hingga awal tahun. Ia sempat mencoba kembali pada Januari, tetapi cedera kambuh dan baru pulih sepenuhnya pada April. Meski demikian, ia berhasil mencetak gol penentu kemenangan atas Fortuna Sittard yang membantu Feyenoord memastikan tiket ke Liga Champions.
Menurut laporan Voetbal International, Newcastle telah melakukan pendekatan untuk menanyakan ketersediaan Read. Namun, Roma unggul jauh setelah mengajukan tawaran senilai minimal 23 juta poundsterling dan sedang dalam negosiasi aktif dengan Feyenoord. Pemain dikabarkan telah menyetujui kontrak lima tahun, dan delegasi Roma siap terbang ke Belanda untuk mempercepat proses transfer.
Nottingham Forest, yang telah tiga kali gagal membujuk Feyenoord, masih bertahan dalam perburuan. Klub Premier League itu bisa saja mengajukan tawaran keempat untuk menyaingi posisi Roma. Bayern Munich dan Paris FC juga ikut memantau situasi, membuat persaingan semakin sengit. Bagi Newcastle, pendekatan yang dilakukan saat ini masih bersifat eksploratif, tetapi mereka harus bergerak cepat jika benar-benar ingin mendapatkan tanda tangan Read.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, perburuan pemain muda seperti Read menunjukkan betapa kompetitifnya pasar transfer Eropa. Klub-klub besar tidak ragu mengeluarkan dana besar untuk pemain berpotensi, dan hal ini bisa menjadi pelajaran bagi klub-klub Indonesia untuk lebih serius dalam pengembangan pemain muda. Selain itu, ketertarikan klub-klub Eropa terhadap pemain Asia Tenggara juga semakin meningkat, membuka peluang bagi talenta Indonesia untuk menembus liga top Eropa.
Ke depan, keputusan Read akan menjadi sorotan. Apakah ia akan memilih Roma yang sudah siap memberikan menit bermain reguler, atau menunggu tawaran dari Newcastle yang menawarkan proyek jangka panjang? Satu hal yang pasti, Feyenoord tidak akan melepasnya dengan harga murah mengingat kontraknya yang masih panjang. Pertanyaannya, akankah Newcastle berani mengeluarkan dana lebih untuk merebutnya dari pelukan Roma?



