Pernikahan Taylor Swift-Travis Kelce: Rahasia Terjaga, Foto Asli Nihil
Baca dalam 60 detik
- Jason Kelce mengaku takjub karena tidak ada satu pun foto asli pernikahan Travis Kelce dan Taylor Swift yang bocor ke publik, meski dihadiri 1.000 tamu.
- Upaya privasi ekstrem pasangan ini dinilai sebagai strategi menjaga momen intim di tengah sorotan global, termasuk dari penggemar di Indonesia.
- Pernikahan di Madison Square Garden itu disebut sebagai pesta pernikahan terbesar yang pernah dihadiri Jason, dengan tamu dari kalangan selebritas hingga kerabat masa kecil.

Jason Kelce, mantan bintang NFL, mengaku takjub karena tidak ada satu pun foto asli pernikahan adiknya, Travis Kelce, dengan penyanyi Taylor Swift yang bocor ke publik. Padahal, pesta yang digelar di Madison Square Garden, New York, awal bulan ini itu dihadiri sekitar 1.000 tamu dan menjadi sorotan media global.
Dalam wawancara dengan SportsRadio 94WIP, Jason menyebut kerahasiaan yang terjaga itu “luar biasa” mengingat skala acara dan minat publik yang begitu besar. “Saya belum melihat foto asli dari pernikahan itu. Sungguh menakjubkan,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa pernikahan tersebut merupakan yang terbesar yang pernah ia hadiri, dengan tamu yang merupakan campuran “gila” antara selebritas seperti Brad Pitt dan teman-teman masa kecil keluarga Kelce dari Cleveland, Ohio.
Jason menilai ketiadaan foto yang bocor adalah upaya sadar Travis dan Taylor untuk menjaga momen tetap intim. “Mereka benar-benar ingin membuat momen ini seprivat mungkin,” katanya. Ia memahami keinginan pasangan itu untuk melindungi acara dari pengintaian publik, terutama karena perhatian terhadap mereka begitu intens setiap saat.
Meski enggan membahas detail upacara, Jason bercanda bahwa ia lebih emosional saat menyaksikan adiknya menikah dibanding pernikahannya sendiri dengan Kylie Kelce pada 2018. “Kylie mungkin tidak senang mendengar itu,” selorohnya. Sementara itu, penyiar olahraga Joe Buck dalam podcast Rates and Barrels mengungkapkan bahwa Travis menangis saat menyaksikan keponakan-keponakannya menjadi gadis bunga dan saat Taylor berjalan di pelaminan. “Travis benar-benar hancur,” kata Buck. Ia juga mengonfirmasi bahwa janji pernikahan pasangan itu masing-masing berdurasi sekitar 20 menit dan ditulis dengan baik.
Di tengah hiruk-pikuk publik, Taylor dan Travis belum merilis satu pun foto resmi. Sutradara Joseph Kahn, yang pernah menggarap video musik Taylor seperti Blank Space dan Bad Blood, bahkan menegaskan bahwa semua foto yang beredar di media sosial adalah palsu. “Percayalah, AI pun akan rusak jika disuruh memprompt-nya,” tulisnya di X.
Bagi penggemar Taylor Swift di Indonesia, fenomena ini menjadi pelajaran tentang bagaimana selebritas kelas dunia bisa menjaga privasi di era digital. Di tengah budaya “pamer” di media sosial, keputusan pasangan ini justru menimbulkan rasa penasaran yang semakin besar. Akankah Taylor dan Travis suatu hari nanti merilis album atau dokumenter tentang pernikahan mereka? Atau justru memilih untuk menyimpan momen itu selamanya sebagai kenangan pribadi?



