Sherri Shepherd Cetak Sejarah Broadway: Perempuan Pertama Pemeran Genie di Aladdin
Baca dalam 60 detik
- Pembawa acara Sherri Shepherd akan memerankan Genie dalam produksi Broadway Aladdin, menjadikannya aktris pertama yang memerankan karakter tersebut di panggung Disney di seluruh dunia.
- Langkah ini memecahkan tradisi panjang yang didominasi aktor pria, termasuk Robin Williams dan Will Smith di layar lebar, serta sejumlah nama di panggung teater.
- Di tengah kabar pembatalan acara talk show-nya, Shepherd justru meraih nominasi Emmy dan kini bersiap menyapa penonton Broadway mulai Oktober mendatang.

Untuk pertama kalinya dalam sejarah panggung Disney, karakter Genie dalam musikal Aladdin akan diperankan oleh seorang perempuan. Sherri Shepherd, pembawa acara talk show berusia 58 tahun, diumumkan sebagai pemeran baru untuk peran ikonik yang selama ini identik dengan aktor pria, mulai Oktober mendatang di New York.
Keputusan ini tidak hanya mengubah wajah produksi yang telah berjalan 11 tahun itu, tetapi juga menandai tonggak baru bagi representasi gender di industri teater global. Menurut laporan Entertainment Weekly, Shepherd menjadi perempuan pertama yang memerankan Genie di salah satu dari 11 adaptasi panggung Disney di seluruh dunia. Sebelumnya, karakter yang dipopulerkan Robin Williams dalam film animasi 1992 itu telah diperankan oleh deretan aktor seperti James Monroe Iglehart, Major Attaway, Michael James Scott, dan Caleb A. Barnett di atas panggung, serta Will Smith di layar lebar.
Bagi Shepherd, peran ini adalah buah dari perjalanan karier yang penuh liku. Mantan bintang The View ini mengaku bergabung dengan Aladdin adalah mimpi yang menjadi kenyataan. "Menjadi bagian dari Aladdin di Broadway adalah sebuah kehormatan luar biasa," ujarnya dalam pernyataan resmi. "Genie adalah karakter yang sangat ikonik, dan saya sangat bersemangat untuk membawa energi, humor, hati, dan sedikit keajaiban ke dalam peran ini."
Shepherd berharap penonton dapat "melihat diri mereka sendiri dalam Genie ini" dan meninggalkan teater dengan perasaan gembira serta terinspirasi untuk percaya pada hal-hal yang mustahil. "Saya siap menggosok lampu, melepaskan keajaiban, dan bersenang-senang di Broadway," tambahnya.
Kabar ini datang di tengah dinamika karier Shepherd yang tengah menjadi sorotan. Pada musim panas ini, ia menerima nominasi Daytime Emmy Award untuk acara talk show-nya, Sherri, yang justru telah dibatalkan oleh Lionsgate's Debmar-Mercury sejak Februari lalu. Meski demikian, Shepherd tetap berjuang untuk mempertahankan acara yang pertama kali tayang pada September 2022 itu. "Saya belum siap menyerah pada acara ini," katanya kepada pemirsa. "Kami akan terus menayangkan episode hingga musim gugur, dan saya akan terus berjuang untuk menjaga acara ini tetap hidup. Jika ada yang mengenal saya, mereka tahu saya seorang pejuang."
Langkah Disney ini sejalan dengan tren industri hiburan global yang semakin inklusif, di mana peran-peran ikonik mulai dieksplorasi dengan perspektif baru. Bagi Indonesia, fenomena ini menarik untuk disimak mengingat industri teater musikal di Tanah Air juga mulai mengadaptasi karya-karya besar dengan sentuhan lokal. Pertanyaan yang muncul: akankah ada perempuan Indonesia yang berani mengambil peran serupa di pementasan Aladdin versi lokal? Atau justru menjadi inspirasi bagi para seniman teater tanah air untuk lebih berani mematahkan stereotip peran berbasis gender?
Dengan kombinasi antara karier televisi yang masih bergulir dan debut panggung yang dinanti, Shepherd membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah halangan untuk terus berkarya. Pertanyaannya kini, bagaimana ia akan membawakan karakter Genie yang penuh energi dan humor itu? Semua akan terjawab saat tirai Broadway terbuka pada Oktober nanti.



