Ben Affleck Raih Rp15,6 Miliar untuk Amal di Acara Kuis ABC
Baca dalam 60 detik
- Aktor Ben Affleck dan juara Jeopardy! Jamie Ding memenangkan hadiah utama US$1 juta di Celebrity Who Wants to Be a Millionaire.
- Seluruh dana disumbangkan ke Eastern Congo Initiative, organisasi nirlaba yang didirikan Affleck untuk mendukung komunitas di Kongo.
- Kemenangan ini mengikuti jejak Matt Damon yang juga memenangkan hadiah serupa tahun lalu untuk Water.org.

Bintang Hollywood Ben Affleck berhasil membawa pulang hadiah utama sebesar US$1 juta (sekitar Rp15,6 miliar) dalam episode terbaru acara kuis Celebrity Who Wants to Be a Millionaire yang tayang di ABC, Rabu malam (29/7/2026). Seluruh kemenangan tersebut akan disumbangkan ke Eastern Congo Initiative, organisasi nirlaba yang ia dirikan bersama Whitney Williams pada 2010.
Affleck, 53 tahun, tampil bersama Jamie Ding, seorang juara Jeopardy!, di bawah arahan pembawa acara Jimmy Kimmel. Pertanyaan terakhir yang menentukan kemenangan mereka berkaitan dengan tradisi pengampunan kalkun tahunan oleh presiden Amerika Serikat. Dari empat pilihan—Peanut Butter and Jelly, Tater and Tot, Mac and Cheese, serta Spaghetti and Meatball—pasangan ini akhirnya memilih Spaghetti and Meatball setelah mendapat rekomendasi dari Kimmel.
Momen menegangkan terjadi ketika keduanya menggunakan bantuan Phone-A-Friend untuk menghubungi rekan trivia Ding, Stephen Morrison. Namun, karena Morrison tidak yakin dengan jawabannya, Affleck dan Ding memutuskan untuk mengikuti saran Kimmel. Keputusan itu terbukti tepat, dan confetti pun turun merayakan kemenangan mereka.
Kemenangan ini menambah daftar panjang pencapaian Affleck di tengah kesibukannya sebagai aktor dan produser. Ia baru saja menyelesaikan proyek The Accountant 2 dan terus menjalankan perusahaan produksi Artists Equity bersama Matt Damon. Namun, di balik gemerlap Hollywood, Affleck tetap konsisten dengan kegiatan filantropinya. Eastern Congo Initiative, yang ia dirikan, berfokus pada pemberdayaan organisasi lokal di Republik Demokratik Kongo untuk memperluas akses layanan kesehatan, pendidikan, dan peluang ekonomi.
Bagi publik Indonesia, kisah ini mengingatkan pada pentingnya kontribusi selebritas dalam isu kemanusiaan global. Meskipun jarak geografis jauh, dampak donasi semacam ini bisa dirasakan melalui program-program yang didukung, termasuk di negara-negara berkembang. Affleck sendiri telah lama dikenal sebagai advokat untuk Kongo, sering menyuarakan krisis kemanusiaan di wilayah tersebut.
Menurut Jimmy Kimmel dalam wawancara dengan Variety, Affleck awalnya tidak tahu bahwa ia akan dipasangkan dengan juara Jeopardy!. "Saya rasa dia bersiap untuk tampil sendiri. Dia sangat pintar, Ben Affleck itu," ujar Kimmel. Pernyataan ini menegaskan bahwa kemenangan tersebut bukan sekadar keberuntungan, melainkan hasil kecerdasan dan strategi yang matang.
Ke depan, tantangan bagi Affleck adalah memastikan dana yang terkumpul benar-benar mencapai sasaran. Eastern Congo Initiative telah berkomitmen untuk menciptakan dampak berkelanjutan, namun efektivitasnya tetap perlu diawasi. Pertanyaannya, mampukah model filantropi ala Hollywood ini menginspirasi lebih banyak figur publik di Indonesia untuk turut serta dalam aksi kemanusiaan serupa?



