Norrie Bangkit dari Enam Kekalahan Beruntun, Tembus Perempat Final Los Cabos
Baca dalam 60 detik
- Cameron Norrie sukses mengakhiri tren buruk dengan dua kemenangan beruntun di Los Cabos Open, setelah sebelumnya tak pernah menang sejak April.
- Petenis Inggris itu mengalahkan James Duckworth 6-4, 6-4 dan akan berhadapan dengan Bernard Tomic di perempat final.
- Di turnamen lain, Naomi Osaka melanjutkan performa impresifnya dengan melaju ke perempat final Washington Open, sementara petenis muda Cruz Hewitt mencuri perhatian.

Cameron Norrie akhirnya menemukan kembali sentuhan terbaiknya. Petenis asal Inggris yang sempat terpuruk dalam enam kekalahan beruntun sejak April lalu, kini sukses menembus babak perempat final Los Cabos Open di Meksiko. Kemenangan straight-set atas James Duckworth (6-4, 6-4) menjadi bukti bahwa Norrie perlahan bangkit dari masa sulitnya.
Pertandingan melawan Duckworth tidak berjalan mudah. Norrie sempat tertinggal 0-3 di set pertama sebelum akhirnya berbalik unggul. Dua break di set kedua membawanya memimpin 5-2, meski sempat goyah saat akan menutup pertandingan. Namun, pengalaman sebagai unggulan kelima membantunya menyelesaikan laga dengan tenang.
Kemenangan ini menjadi yang kedua bagi Norrie dalam sepekan terakhir. Sebelumnya, ia mengalahkan Aleksandar Kovacevic di babak pertama. Kini, Norrie bersiap menghadapi Bernard Tomic, mantan pemain top 20 dunia yang juga tampil mengejutkan dengan mengalahkan unggulan keempat Karen Khachanov. Tomic, yang sempat redup, kembali menunjukkan tajinya di turnamen ini.
Sementara itu, di Washington Open, Naomi Osaka terus menunjukkan konsistensi. Petenis Jepang yang menjadi unggulan ketiga itu melaju ke perempat final setelah lawannya, Ashlyn Krueger, mundur karena cedera pergelangan kaki saat Osaka unggul 6-3, 3-1. Osaka, yang tampil gemilang sejak mencapai perempat final Wimbledon, akan berhadapan dengan Elisabetta Cocciaretto. Ini menjadi perempat final ketiga berturut-turut bagi Osaka, menandakan kebugarannya kembali prima.
Di nomor tunggal putra Washington Open, perhatian tertuju pada Cruz Hewitt, putra legenda tenis Lleyton Hewitt. Remaja berusia 17 tahun itu sukses mengalahkan Marcos Giron 6-3, 6-4 pada debutnya di undian utama turnamen ATP. Ia akan bertemu dengan unggulan teratas Alex de Minaur, yang sebelumnya mengalahkan Stefanos Tsitsipas dalam tiga set. Pertemuan ini menjadi nostalgia karena Hewitt kecil dulu sering berlatih dengan De Minaur yang sepuluh tahun lebih tua.
Di sisi lain, Jack Draper, mantan petenis top 10 dunia, mundur dari Washington karena cedera lengan kiri. Namun, ia mendapat wildcard untuk Kanada Terbuka. Sementara Novak Djokovic memutuskan mundur dari turnamen di Montreal, tetapi akan tampil di Cincinnati Masters bulan depan. Keputusan ini menunjukkan bahwa para pemain top mulai mengatur jadwal jelang US Open.
Bagi penggemar tenis Indonesia, kebangkitan Norrie dan konsistensi Osaka memberikan gambaran bahwa persaingan di puncak tenis dunia semakin ketat. Sementara itu, kemunculan Cruz Hewitt menjadi angin segar bagi regenerasi petenis muda. Apakah ia mampu mengikuti jejak ayahnya? Jawabannya akan mulai terlihat saat ia berhadapan dengan De Minaur.



