Dua Kali Kena Musibah: Video Klip Sammi Cheng Hilang Usai Konser Batal
Baca dalam 60 detik
- Penyanyi Cantopop Sammi Cheng kehilangan seluruh rekaman video musik yang diambil di Jepang, hanya beberapa pekan setelah konsernya di Hong Kong ditunda karena masalah panggung.
- Cheng mengaku syuting berjalan lancar, namun data master video tersebut lenyap tanpa jejak, memaksanya mencari cara untuk menyelamatkan proyek yang sudah rampung.
- Di tengah rentetan nasib buruk, ia memilih tetap tenang dan tidak menyalahkan siapa pun, sikap yang menuai pujian dari penggemar.

Bulan ini benar-benar menjadi ujian berat bagi diva Cantopop Hong Kong, Sammi Cheng. Setelah konser tiga malam di Stadion Kai Tak yang seharusnya digelar pada 10-12 Juli terpaksa ditunda karena kerusakan panggung, kini ia kembali menerima pukulan telak: seluruh rekaman master video musik terbarunya yang diambil di Jepang dinyatakan hilang.
Dalam unggahan Instagram pada 26 Juli, penyanyi berusia 53 tahun itu mengaku hampir pingsan saat mengetahui kabar tersebut. Ia baru saja menyelesaikan syuting untuk dua video musik di Jepang, yang juga dimaksudkan sebagai liburan singkat setelah jadwal tur Asia yang melelahkan. Stadion Kai Tak menjadi pemberhentian terakhir tur tersebut, termasuk konser di Malaysia.
"Berita buruknya adalah salah satu video musik yang difilmkan di Jepang lenyap," tulis Cheng, seperti diterjemahkan oleh portal Hong Kong The Standard. Ia menambahkan bahwa proses syuting berjalan mulus, bahkan cuaca mendukung. "Mengulanginya lagi akan sulit. Tapi rekamannya hilang. Saya diberi tahu bahwa semua yang kami rekam hilang. Tidak ada satu pun yang tersisa."
Cheng bergurau bahwa ia telah "memenangkan jackpot dua kali" bulan ini, namun dalam arti yang buruk. Namun, alih-alih larut dalam kekecewaan, ia memilih untuk tetap tenang dan fokus mencari solusi. Sikap ini bukan hal baru bagi Cheng. Sebelumnya, ia mengubah konser Kai Tak yang tertunda menjadi acara pertemuan penggemar tiga malam dengan penampilan intim dan interaksi langsung.
"Jangan menyalahkan siapa pun, dan saya tidak ingin menyalahkan siapa pun. Itu tidak akan membantu. Tetap tenang dan urus masalahnya terlebih dahulu โ itu lebih penting," tulisnya, menuai pujian dari penggemar yang mengapresiasi ketangguhannya di tengah cobaan bertubi-tubi.
Bagi penggemar musik Asia di Indonesia, kisah Sammi Cheng menjadi pengingat betapa rentannya industri kreatif terhadap kehilangan data digital. Di era produksi konten yang serba cepat, insiden seperti ini bisa menimpa siapa saja, dari artis papan atas hingga kreator independen. Belum ada pernyataan resmi mengenai penyebab hilangnya rekaman atau langkah teknis yang akan diambil, namun Cheng memastikan akan mencari cara untuk menyelamatkan situasi.
Pertanyaan yang kini mengemuka: apakah Cheng akan merilis ulang video musik tersebut dengan syuting baru, atau justru memanfaatkan momen ini untuk menciptakan karya yang lebih personal? Yang jelas, penggemar setianya di Hong Kong dan Asia Tenggara menanti langkah selanjutnya dari diva yang tak pernah menyerah.



