Elton John Kehilangan Penglihatan, Proses Kreatif Bermusik Berubah Total
Baca dalam 60 detik
- Bernie Taupin mengungkap Elton John harus mengubah metode menulis lagu karena kehilangan penglihatan di satu mata dan keterbatasan di mata lainnya.
- Infeksi mata parah yang diderita Elton pada 2024 memaksanya beradaptasi dengan merekam instrumental track terlebih dahulu, lalu dikirim ke rekan penulis.
- Keduanya menolak menjual hak cipta musik, memilih mewariskannya kepada anak-anak masing-masing demi masa depan.

Legenda musik dunia Elton John harus merombak total cara ia menciptakan lagu setelah kehilangan penglihatan di mata kanan dan mengalami gangguan serius pada mata kirinya. Kondisi ini memaksa penyanyi berusia 77 tahun itu untuk bergantung pada pendekatan baru yang sepenuhnya berbeda dalam menuangkan ide musik dan lirik ke dalam bentuk rekaman.
Bernie Taupin, sahabat sekaligus mitra menulis lagu yang telah bekerja sama dengan Elton selama puluhan tahun, mengungkapkan bahwa proses kreatif kini menjadi "permainan bola yang sama sekali berbeda". Dalam wawancara dengan Rolling Stone, Bernie menjelaskan bahwa Elton tidak lagi bisa membaca lirik yang diletakkan di atas piano seperti biasa. "Dia pada dasarnya membuat trek instrumental, lalu melemparkan tiga atau empat di antaranya kepada saya dan berkata, 'Bisakah kau melakukan sesuatu dengan ini?'" ujar Bernie.
Perubahan drastis ini dipicu oleh infeksi mata serius yang diderita Elton saat berada di Prancis pada tahun 2024. Infeksi tersebut mengakibatkan kebutaan total pada mata kanan dan penglihatan yang sangat terbatas pada mata kiri. Dalam unggahan Instagram beberapa waktu lalu, Elton mengaku tidak bisa membaca atau melihat anak-anaknya bermain rugby dan sepak bola. "Ini sangat menyedihkan. Kamu menjadi emosional, tetapi kamu harus terbiasa karena saya beruntung memiliki kehidupan yang saya miliki," tulisnya.
Meski menghadapi keterbatasan fisik, semangat berkarya Elton tak surut. Album terbarunya yang dikerjakan bersama produser Andrew Watt—yang sebelumnya sukses menggarap album Diamonds—dijadwalkan rilis pada awal tahun depan. Bernie mengaku turut berkontribusi dalam beberapa lagu, namun ia tidak tahu persis jadwal rilisnya. "Dia juga bekerja dengan beberapa orang lain di album itu, yang menurutku bagus," tambah Bernie.
Di tengah perubahan metode kerja, baik Elton maupun Bernie sepakat untuk tidak menjual hak cipta musik mereka—sebuah tren yang marak dilakukan musisi senior seperti Bruce Springsteen dan Bob Dylan. "Kami tidak butuh uang. Kami berdua punya keturunan, kenapa tidak mewariskannya kepada mereka?" ujar Bernie. Elton memiliki dua anak dari suaminya, David Furnish, sementara Bernie memiliki dua putri dari istri keempatnya, Heather Kidd.
Keputusan ini menjadi angin segar di industri musik yang kerap diwarnai akuisisi hak cipta oleh perusahaan investasi. Bagi penggemar di Indonesia, berita ini mengingatkan bahwa di balik gemerlap panggung, musisi legendaris pun menghadapi tantangan usia dan kesehatan. Pertanyaan besarnya, akankah album baru Elton mampu mempertahankan magis kolaborasi legendarisnya dengan Bernie Taupin di tengah keterbatasan baru ini?



