Jared Leto Bantah Tuduhan Pelecehan Seksual: 'Sepenuhnya Salah'
Baca dalam 60 detik
- Aktor Jared Leto akhirnya angkat bicara membantah tuduhan pelecehan seksual yang dilayangkan empat perempuan dalam dokumenter BBC.
- Dokumenter 'Jared Leto: Hollywood's Dark Secret' memuat kesaksian korban yang mengaku mengalami pelecehan saat masih remaja, termasuk dugaan grooming dan percakapan seksual eksplisit.
- Kasus ini memicu diskusi tentang akuntabilitas selebriti di industri hiburan global, termasuk dampaknya terhadap persepsi publik di Indonesia.

Jared Leto, aktor pemenang Oscar berusia 54 tahun, secara resmi membantah tuduhan pelecehan seksual yang dialamatkan kepadanya oleh empat perempuan dalam sebuah dokumenter BBC yang baru dirilis. Dalam pernyataan pertamanya sejak tuduhan tersebut mencuat, Leto menegaskan bahwa klaim-klaim itu "benar-benar dan sepenuhnya salah".
Dokumenter berjudul Jared Leto: Hollywood's Dark Secret menampilkan kesaksian empat perempuan yang mengaku menjadi korban tindakan kriminal seksual oleh bintang film Dallas Buyers Club itu saat mereka masih remaja. Salah satu perempuan mengaku dilecehkan di kamar mandi motel ketika berusia 17 tahun, sementara lainnya dituduh diancam dengan kekerasan seksual di sebuah kamar hotel saat berusia 19 tahun. Tuduhan lain mencakup dugaan grooming melalui panggilan telepon bernuansa seksual terhadap seorang gadis berusia 16 tahun, serta ajakan berhubungan intim yang tidak diinginkan.
Dalam dokumenter tersebut, seorang perempuan yang diidentifikasi sebagai Clara mengklaim Leto mengabaikan pembicaraan tentang batas usia dewasa di California (18 tahun) saat berhubungan dengannya di usia 17 tahun. Clara juga mengaku diminta memanggil Leto dengan sebutan "daddy" sambil berpura-pura menjadi "gadis kecil". Sementara itu, perempuan lain bernama Alex menuturkan bahwa ia merasa perlu berpura-pura lebih muda saat bertemu Leto di usia 19 tahun, namun sang aktor justru meremehkan usianya dengan mengatakan, "Usia hanyalah angka, lagipula kita di Eropa."
Dokumenter BBC juga mengungkap bahwa salah satu korban menerima perjanjian non-diskresi (NDA) yang bertujuan membungkamnya, namun ia menolak menandatangani. Selain itu, empat perempuan lain dalam film tersebut menceritakan pengalaman menerima panggilan telepon aneh dan bernuansa seksual dari Leto saat mereka masih muda. Seorang perempuan bahkan mengenang bagaimana ibunya langsung berkonfrontasi dengan sang aktor setelah ia memberikan komentar cabul kepada putrinya yang saat itu berusia 14 tahun saat sesi tanda tangan, lalu memerintahkan petugas keamanan untuk membawa gadis itu ke belakang panggung.
Kasus ini mengingatkan pada pola perilaku sejumlah figur publik Hollywood yang kerap memanfaatkan kekuasaan dan popularitas untuk mendekati penggemar di bawah umur. Di Indonesia, fenomena serupa juga menjadi perhatian publik, terutama setelah maraknya kasus pelecehan di industri hiburan tanah air. Regulasi tentang perlindungan anak dan perempuan, seperti Undang-Undang TPKS, menjadi sorotan untuk memastikan akuntabilitas pelaku, termasuk selebriti. Dokumenter BBC ini bisa menjadi momentum bagi publik Indonesia untuk lebih kritis terhadap relasi kuasa antara penggemar dan idola, serta pentingnya sistem pelaporan yang aman bagi korban.
Jared Leto, yang dikenal lewat perannya dalam Fight Club dan Suicide Squad, serta sebagai vokalis band Thirty Seconds to Mars, belum memberikan tanggapan lebih lanjut selain pernyataan singkatnya. Dokumenter Jared Leto: Hollywood's Dark Secret telah tayang di BBC iPlayer dan disiarkan di BBC Three serta BBC One pada Rabu (29/7/2026). Pertanyaan yang kini mengemuka: akankah tuduhan ini membawa konsekuensi hukum bagi Leto, atau hanya akan menjadi babak baru dalam siklus skandal Hollywood yang tak berujung?



