Will Rhodes Pahlawan Durham, Stokes Gagal di One-Day Cup
Baca dalam 60 detik
- Durham mempertahankan rekor tak terkalahkan di One-Day Cup berkat Will Rhodes yang mencetak 148* setelah Ben Stokes kena first-ball duck.
- Yorkshire, Sussex, dan Warwickshire juga meraih kemenangan penting di pertandingan Rabu, mengubah peta persaingan grup.
- Will Luxton dari Yorkshire menjadi pencetak run terbanyak kompetisi dengan 331 run, sementara Sussex akhirnya meraih kemenangan perdana.

Durham membuktikan diri bukan sekadar tim satu pemain setelah Will Rhodes tampil heroik menggantikan Ben Stokes yang gagal total di One-Day Cup, Rabu (14/8). Rhodes mencetak skor tertinggi kariernya di List A, 148 not out, membawa Durham menang dramatis atas Glamorgan di Chester-le-Street.
Stokes, yang sebelumnya mencetak 108* dan 73* di turnamen ini, hanya bertahan satu bola sebelum dikirim kembali ke paviliun oleh Dan Douthwaite. Namun, Rhodes bersama Kasey Aldridge (145 run partnership) dan James Minto (30) membawa Durham pulang dengan tiga wicket tersisa. Kemenangan ini menempatkan Durham di posisi ketiga Grup B, sejajar poin dengan Yorkshire dan Middlesex.
Yorkshire sendiri mengakhiri rekor tak terkalahkan Worcestershire Rapids dengan kemenangan enam wicket di Clifton Park. Will Luxton mencetak 126 run, century keduanya berturut-turut, dan kini memuncaki daftar pencetak run terbanyak kompetisi dengan 331 run. Worcestershire yang hanya mampu mengumpulkan 230 run tak mampu mengejar ketertinggalan.
Sementara itu, Sussex akhirnya meraih kemenangan perdana setelah mengalahkan Essex di Grup B. Tim yang sebelumnya mendapat pengurangan dua poin karena masalah keuangan ini tampil solid mengejar target 317 run. Charlie Tear (73), Jack Carson (53), dan Jack Leaning (59*) menjadi motor kemenangan lima wicket dengan empat bola tersisa. Kemenangan ini mengangkat Sussex dari dasar klasemen.
Di Grup A, Warwickshire mengalahkan Surrey dengan selisih 45 run. Ed Barnard mencetak 140 run dari 130 bola, didukung Zen Malik (58) dan Vaansh Jani (66). Surrey sempat mengancam di angka 289-7, tetapi Oliver Hannon-Dalby menghancurkan perlawanan dengan tiga wicket dalam enam bola, mengakhiri laga dengan 5-60. Ini adalah kemenangan pertama Warwickshire dalam empat pertandingan terakhir.
Bagi penggemar kriket Indonesia, One-Day Cup menjadi ajang menyaksikan bakat-bakat muda Inggris yang berpotensi memperkuat tim nasional di masa depan. Performa Rhodes dan Luxton menunjukkan kedalaman skuad Inggris, sementara kegagalan Stokes mengingatkan bahwa bahkan pemain terbaik pun bisa mengalami hari buruk. Turnamen ini juga menjadi barometer bagi pemain yang ingin menembus tim utama Inggris, terutama di era persiapan Piala Dunia 2027.
Dengan persaingan yang semakin ketat di kedua grup, pertanyaan besarnya adalah: akankah Durham mampu mempertahankan konsistensi tanpa ketergantungan pada Stokes? Atau akankah Yorkshire yang kini tampil perkasa menjadi ancaman serius? Jawabannya akan terjawab dalam laga-laga berikutnya.



