Wu Yize Hajar Si Jiahui, Ulang Final Kejuaraan Dunia di Shanghai Masters
Baca dalam 60 detik
- Juara dunia Wu Yize menundukkan Si Jiahui 6-2 dengan tiga century break di Shanghai Masters.
- Kemenangan ini membawa Yize ke perempat final melawan Shaun Murphy, mengulang duel final Kejuaraan Dunia 2026.
- Zhao Xintong dan John Higgins juga melaju, memperkuat dominasi pemain China dan legenda di turnamen ini.

Juara dunia snooker Wu Yize menunjukkan taringnya di Shanghai Masters dengan mengalahkan rekan senegaranya, Si Jiahui, 6-2 pada babak kedua, Selasa (15/7). Kemenangan ini sekaligus mengantarkan Yize ke perempat final untuk berhadapan dengan Shaun Murphy, mengulang pertarungan sengit final Kejuaraan Dunia 2026 yang lalu.
Yize, yang pada usia 22 tahun menjadi juara dunia termuda kedua dalam sejarah, tampil dominan sejak awal. Ia langsung unggul 3-0 sebelum Si Jiahui merebut dua frame berikutnya. Namun, Yize bangkit dengan tiga century break—108 dan dua kali 140—untuk memenangi tiga frame beruntun dan mengunci kemenangan.
"Senang sekali bisa merasakan antusiasme penonton. Sudah cukup lama saya tidak bermain di depan penggemar seperti ini," ujar Yize. Ia mengaku sempat merasa kurang latihan, tetapi berhasil menemukan ritme permainan yang menjadi kunci kemenangan.
Pertemuan Yize dengan Murphy di perempat final menjadi sorotan utama. Pada final Kejuaraan Dunia tahun lalu, Yize mengalahkan Murphy dengan skor 18-16 dalam laga yang menegangkan. Kini, Murphy lolos setelah menang tipis 6-5 atas Zhou Yuelong, dengan break 65 di frame penentu.
Tak hanya Yize, pemain China lainnya, Zhao Xintong—juara dunia 2025—juga tampil gemilang. Zhao menundukkan Ding Junhui 6-2 dengan tiga century break (112, 100, 101) dan akan berhadapan dengan Neil Robertson di perempat final. Sementara itu, John Higgins, juara dunia empat kali, mengalahkan Jack Lisowski 6-5 setelah Lisowski menyamakan kedudukan 5-5 dengan break 123 dan 109. Higgins kini akan bertemu Judd Trump.
Bagi penggemar snooker di Indonesia, Shanghai Masters menjadi ajang menyaksikan persaingan ketat antara pemain China dan legenda dunia. Dominasi pemain China seperti Yize dan Zhao menunjukkan bahwa snooker Asia semakin kompetitif. Turnamen ini juga menjadi barometer performa para pemain menjelang musim baru, termasuk bagi pemain Indonesia yang mungkin terinspirasi untuk menembus level dunia.
Dengan perempat final yang mempertemukan Yize vs Murphy dan Higgins vs Trump, Shanghai Masters menjanjikan laga-laga berkualitas tinggi. Akankah Yize kembali mengalahkan Murphy, atau sang juara dunia 2005 akan membalas kekalahan? Pertandingan akan menjadi ujian sejati bagi konsistensi Yize di musim ini.



