Bitcoin Cash Tertekan Sentimen Risiko: Uji Level Kritis di Tengah Aksi Likuidasi
Baca dalam 60 detik
- Bitcoin Cash (BCH) turun 0,97% ke $213,40 dalam 24 jam, sejalan dengan pelemahan pasar kripto yang lebih luas.
- Likuidasi Bitcoin melonjak 91,14% menjadi $150,34 juta, menandakan aksi unwinding posisi leverage yang memicu aksi jual.
- Level support $212,3 menjadi penentu; jika tembus, BCH berpotensi turun ke zona $199โ$203.

Bitcoin Cash (BCH) kembali mengalami tekanan jual, merosot 0,97% ke level $213,40 dalam 24 jam terakhir, seiring dengan aksi risk-off yang melanda pasar kripto global. Penurunan ini bukanlah fenomena yang berdiri sendiri, melainkan bagian dari gelombang likuidasi besar-besaran yang dipicu oleh sentimen negatif dan unwinding posisi leverage di seluruh aset digital.
Kapitalisasi pasar kripto secara keseluruhan terkoreksi 1,35% dalam periode yang sama, sementara Fear & Greed Indexโindikator sentimen pasarโberada di angka 35, menandakan ketakutan yang masih dominan. Data menunjukkan likuidasi Bitcoin melonjak hingga 91,14% menjadi $150,34 juta, menegaskan bahwa aksi jual didorong oleh paksa tutupnya posisi leverage. BCH, yang memiliki korelasi tinggi dengan Bitcoin, bergerak seirama dengan penurunan BTC sebesar 1,55%.
Analis menilai bahwa pelemahan BCH merupakan gejala dari arus keluar modal yang lebih luas, bukan karena faktor fundamental spesifik aset tersebut. Tekanan berkelanjutan pada Bitcoin di bawah level $63.800 berpotensi menyeret BCH lebih rendah lagi. Saat ini, BCH tengah menguji garis tren naik (rising trendline) yang terbentuk sejak level terendah Juni, yang berada di kisaran $212,3. Titik pivot harian berada di $214,16, menjadi level kunci yang harus direbut kembali oleh pembeli.
Dari perspektif teknikal, pergerakan BCH berada pada titik inflexi yang kritis. Jika support di $212,3 mampu bertahan dan harga berhasil menembus kembali pivot $214,16, maka potensi kenaikan menuju resistance berikutnya di $219 terbuka. Namun, jika level tersebut jebol, para trader memperkirakan BCH bisa merosot ke zona support berikutnya di $203โ$199. Struktur saat ini condong bearish di bawah support, sehingga tekanan jual masih mengintai.
Bagi investor Indonesia, pelemahan BCH dan pasar kripto global perlu dicermati mengingat meningkatnya minat terhadap aset digital di tanah air. Meskipun regulasi kripto di Indonesia masih dalam tahap pengembangan, volatilitas harga seperti ini dapat mempengaruhi sentimen investor lokal, terutama mereka yang memiliki eksposur pada BCH atau aset kripto lainnya. Otoritas terkait, seperti Bappebti, terus mendorong edukasi risiko agar investor tidak terjebak dalam aksi spekulasi jangka pendek.
Ke depan, perhatian pasar tertuju pada pergerakan Bitcoin sebagai pemimpin pasar. Jika BTC gagal bertahan di atas $63.800, bukan tidak mungkin aksi jual akan meluas dan menyeret altcoin seperti BCH lebih dalam. Sebaliknya, pemulihan sentimen global bisa menjadi katalis bagi BCH untuk bangkit kembali. Pertanyaannya, mampukah level support saat ini bertahan di tengah derasnya arus likuidasi?



